Head LineKomunitasPemda

WABAH CORONA BELUM REDA, LIBUR SEKOLAH DIPERPANJANG SAMPAI 11 APRIL 2020

BUPATI : PELAKU INDUSTRI WAJIB IKUT AKTIV MENCEGAH WABAH VIRUS CORONA

PURWAKARTA (eNPe.com) – Libur sekolah di Purwakarta diperpanjang sampai 11 April 2020. Kebijakan ini, menurut satu pejabat Pemkab Purwakarta, untuk mencegah sebaran visur Corona di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Purwakarta Purwanto menjelaskan itu kepada sejumlah media Jumat (27/5) kemarin. “Kita mengikuti araha dari Pusat dan kebijakan Bupati,” jelas Purwanto.

“Kita memutuskan siswa libur sampai 11 April 2020. Meski begitu mereka tetap belajar di rumah secara on line. Ini untuk mencegah perkembangan virus Corona di lingkungan sekolah.” (Kadisdik Pemkab Purwakarta Purwanto).

Ia menambahkan keputusan ini berdasarkan SK Kepala Badan Penggulangan Bencana Nasional No 13 A tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Virus Corona dan Surat Edaran Bupati tentang Pencegahan Virus Corona di lingkungan sekolah.

“Meski mereka libur, tetap ada proses belajar secara on line. Tapi tidak ada beban kurikulum,” jelasnya.

Menurut Purwanto, siswa bisa diajari informasi yang bersifat kualitatif tentang Corona. “Jadi mereka tetap ada proses interaksi dalam proses belajar itu,” jelasnya.

INDUSTRI MESTI IKUT CEGAH CORONA

Sementara itu, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika juga meminta agar pelaku industri ikut ambil peran untuk pencegahan wabah virus Corona di Purwakarta. “Kami berharap mereka secara ketat menerapkan SOP yang sudah kita putuskan,” jelas Anne.

Isteri mantan Bupati Dedi Mulyadi ini menambahkan, di semua pabrik harus ada alat pengecekan suhu tubuh buat karyawan. “Juga menyediakan tempat cuci tangan dalam keadaan air mengalir, plus pembersihnya. Kita juga meminta agar perusahaan menyediakan masker,” jelas Anne.

Menurutnya, perusahaan dengan jumlah karyawan yang banyak berisiko terjadi penyebaran virus ini. “Untuk itu kami berharap kesadaran untuk sama-sama mencegah mesti ada di setiap perusahaan,” jelas Anne.

Sebelumnya, wabah Corona di Purwakarta terus naik. Warga dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) naik dari 48 orang menjadi 100 orang. Dari jumlah itu, 35 di antaranya adalah tenaga medis di RS Bayu Asih dan RS Thamrin.

Secara nasional, warga Indonesia yang positif terkena virus Corona mencapai 1.037 orang. Dari jumlah itu, yang meninggal mencapai 87 orang, delapan di antara yang meninggal itu adalah dokter. (bay/PU).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close