Head LineKriminalPemda

TUNJANGAN DIPOTONG Rp 1 JUTA, STAF DINAS PTSP MENGELUH

TUNJANGAN PETUGAS PUSKESMAS MALAH DIHAPUS

PURWAKARTA (newspurwakarta.com) – Mendapat Kepala Dinas baru, buat staf di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), bukannya mendatangkan berkah, tapi membawa malapetaka. Betapa tidak, Kepala Dinas yang baru akan memotong tunjangan gaji staf dan pejabat di dinas itu sebesar Rp 1 juta per orang.

Satu pejabat setingkat Kabag di DPMPTSP mengeluhkan hal itu kepada nnewspurwakarta.com semalam (1/5). “Beban kerja di dinas kami itu berat. Ini tunjangan malah dipotong. Sangat tidak adil,” jelasnya.

Menurutnya, kebijakan Kepala Dinas ini akan menurunkan kinerja staf di dinas ini. “Kebijakan ini bisa memicu pungli dan kami sangat menyayangkan kebijakan ini,” katanya.

Ia menjelaskan, semua staf mengeluhkan kebijakan dari Kadis baru ini. “Kalau Pemkab tidak punya uang, yang dikorbankan jangan stafnya dong. Tunjukan Bupati dan Kepala Dinas kasih contoh dulu. Baru ke staf,” jelasnya.

Nasib yang lebih mengenaskan dialami oleh petugas dan staf kesehatan di Puskesmas-Puskesmas se Purwakarta. “Tunjangan di kami tidak hanya dipotong, tapi malah dihapus. Ini sungguh aneh,” jelas satu Kepala Puskesmas kepada media ini.

Menurutnya, Bupati meminta agar layanan jasa kesehatan meningkat. “Ini tunjangan kinerja daerah malah dihapus. Kami tidak paham dengan cara berfikir Bupati,” jelasnya.

Sementara itu, R Muchammad Nurcahja, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Teadu Satu Pintu, ketika dikonfirmasi soal ini melalui saluran whatsapp dan sms enggan merespon. Ia hanya diam saja ketika ditanya soal kebijakan yang meresahkan stafnya itu.

Wakil Bupati Purwakarta H Aming, ketika ditanya soal ini juga tidak merespon. Pertanyaan yang dikirim melalui wa hanya dibaca saja.

Sepanjang catatan media ini, rusaknya keuangan Pemkab Purwakarta hari ini adalah efek dari salah kelola keuangan saat Bupati dijabat oleh Dedi Mulyadi. Berdasarkan hasil audit BPK pada 2017, APBD Purwakarta sudah devisit sejak 2015. (nur/PU).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *