BisnisHead LinePemda

TINGKAT PENGANGGURAN NAIK PADA 2019 SETELAH DUA TAHUN DI BAWAH KEPEMIMPINAN BUPATI ANNE RATNA MUSTIKA

DAYA SERAP TENAGA KERJA JUGA MENURUN

PURWAKARTA (eNPe.com) – Setelah dua tahun Purwakarta di bawah kepemimpinan Bupati Anne Ratna Mustika, jumlah pengangguran di Purwakarta naik pada 2019. Data dari Biro Pusat Statistik (BPS) Purwakarta menujukkan jumlah warga Purwakarta yang menganggur naik dari 43.399 pada 2018 orang menjadi 46.348 orang pada 2019.

“Kami sudah menduga bakal terjadi ledakan jumlah penangguran yang trendnya akan terus naik. Ini artinya, janji kampanye Anne akan membuka lapangan kerja omong kosong. Jumlah jiwa yang menganggur terus naik,” jelas Ketua Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) Zaenal Abidin kemarin (15/2).

Zaenal menambahkan, dengan adanya data dari BPS ini menunjukkan bahwa pemakaian APBD untuk pembangunan infrastruktur dan pengembangan wisata, tidak ada efeknya sama sekali terhadap pengurangan jumlah pengangguran.

“Ini efek dari perencanaan yang amburadul. Mestinya ketika akan membangun, efek daya serap ke tenaga kerja mesti dihitung bener,” jelas ZA, sapaan akrab Zaenal.

“Naiknya tingkat pengangguran pada 2019 membuktikan bahwa kebijakan Bupati salah arah. Anne gagal membuat warga Purwakarta senang karena mudah dalam mencari kerja. Ini catatan buruk yang sangat kami sayangkan.” (Ketua KMP Zaenal Abidin).

Menurutnya, Pemkab mesti mengevaluasi total kebijakan pembangunannya. “Bupati mesti fokus bagaimana problem terbesar dalam soal pengangguran terbuka. Kebijakan pembangunan wisata dan infrastruktur terbukti malah menambah jumlah pengangguran. Ini kebalik-balik,” jelasnya.

TABEL TINGKAT PENGANGGURAN SE JAWA BARAT PADA 2018-2019. (Sumber : BPS Purwakarta)

Kabupaten/Kota2018201920182019
NamaDalam PersenDalam PersenDalam JiwaDalam Jiwa
Purwakarta9,899,6543.39946.348

Zaenal menilai, selama ini kebijakan Pembangunan Bupati Anne gagal fokus dan tidak tahu mana yang prioritas mana yang tidak penting. “Ini gaya kepemimpinannya menyontoh suaminya betul. Dulu suaminya fokus di Situ Buleud. Dan ternyata tidak ada dampak signifikan terhadap daya serap tenaga kerja. Kini fokus ke Wisata Religi Tajug Gede Cilodong yang penuh masalah sejak awal. Dua tahun dibangun, ternyata pengangguran meningkat. Jadi serba tidak jelas,” ujarnya.

ARTIKEL SERUPA  BELUM SETAHUN SUDAH RUSAK, PEMBANGUNAN JALAN DI DUSUN 2 DESA LINGGASARI DARANGDAN ASAL-ASALAN

DAYA SERAP TERHADAP TENAGA KERJA TERUS MENURUN

Sementara itu, data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemkab Purwakarta menunjukkan bahwa daya serap tenaga kerja terhadap para penggangguran di Purwakarta juga menurun.

Total jumlah pencari kerja yang membuat kartu kuning atau AK.1 sebesar 20.534 orang dan terserap sebesar 8.291 pada 2018. Sedangkan jumlah pencari kerja pada 2019 sebesar 15.588 jiwa dan yang terserap hanya 7.898 orang.

Sementara itu, jumlah lulusan SMA/SMK yang mengganggur pada 2018 sebesar 15.004, sedangkan pada 2019 sebesar 10.519 orang. Lulusan D3 yang mengganggur pada 2018 sebesar 432 orang, sedangkan pada 2019 sebesar 300 orang. Sedangkan Sarjana S1 yang mengganggur pada 2018 mencapai 780 orang, dan meningkat pada 2019 menjadi 830 orang.

Jadi total jumlah pengangguran di Purwakarta dari lulusan SMA/SMK sampai Sarjana pada 2018 mencapai 16.216, dan pada 2019 menjadi 11.649 orang.

KORBAN PHK BERGUGURAN

Sementara itu, masih menurut data dari Disnakertrans Pemkab Purwakarta, jumlah korban PHK akibat perusahaan tutup atau terjadi pengurangan jumlah karyawan (efisiensi) juga terus bertambah.

Pada 2018, ada enam perusahaan dengan korban PHK sebanyak 4.285 orang. Mereka adalah PT Il Jin Sun Garmen dengan jumlah korban PHK sebanyak 1.731 orang, PT Dada Indonesia 1.355 orang, PT Outdoor Footwear Networks sebanyak 1.052 orang, PT Indachi Prima 53 orang, PT Karya Yasantara Sakti 27 orang dan PT Samcon 67 orang.

Sementara pada 2019 ada tiga perusahaan yang gulung tikar dengan korban PHK mencapai 674 orang. Mereka adalah PT Indofood CBM SM Divisi Biscuit sebanyak 450 orang, PT Adient Automotive Indonesia 200 orang dan PT Jati Bromo Steel sebanyak 24 orang.

ARTIKEL SERUPA  PETANI PENGGARAP MENJERIT DIDUGA TIDAK DIBERI GANTI RUGI PADA PROYEK TAJUG GEDE CILODONG

BANYAK LANGKAH PENYELESAIAN

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Pemkab Purwakarta Titov Firman menegaskan pihaknya optimistis problem ketenagakerjaan akan mampu diselesaikan dengan baik. “Kita sudah menerapkan banyak kebijakan yang sudah berjalan dan secara signifikan bisa mengurai problem ketenagakerjaan di Purwakarta,” jelasnya.

“Banyak program di Disnakertrans yang sudah kami jalankan. Semua itu untuk mengurai problem ketenagakerjaan di Purwakarta.” (Kadisnakertrans Pemkab Purwakarta Titov Firman).

Ia menambahkan, untuk mengurangi tingkat pengangguran pihaknya sudah meminta kepada perusahaan-perusahaan untuk melakukan rekrutmen melalui dinas.

“Kita juga membentuk kelompok wirausaha baru. Mereka ikut latihan di BLK. Ini agar muncul Tenaga Kerja Mandiri,” jelas Titov.

Langkah lain, menurutnya, adalah membuat pelatihan peningkatan produktivitas, melaksanakan pemagangan dalam negeri, melaksanakan pelatihan wirausaha di desa-desa. “Kegiatan lain adalah melaksanakan uji kompetensi sesuai dengan jurusan, sehingga pencari kerja memiliki nilai tambah saat melamar pekerjaan,” jelasnya.

Titov menambahkan, dengan segala keterbatasan yang ada,”Peserta BLK selama ini antri. Kita selalu mendapat bantuan dana dari Pusat. Ini yang kita optimalkan,” jelasnya.

Ada beberapa jurusan, menurut Titov yang bisa diikuti oleh masyarakat. Seperti jurusan otomotif, perbengkelan, elekronik, menjahit dan komputer. “Jadi silahkan gunakan BLK untuk kepentingan masyarakat. Kita berharap dari BLK bisa mampu mengurai problem ketenagakerjaan hari ini,” jelas Titov. (bay/nur/PU).

Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *