Thursday, September 24, 2020
Beranda Bisnis SETELAH DUA HARI STAGNAN, KINI ODP DAN PDP MULAI NAIK LAGI

SETELAH DUA HARI STAGNAN, KINI ODP DAN PDP MULAI NAIK LAGI

BANSOS DARI PEMKAB MULAI DIDISTRIBUSIKAN PER KK Rp 500 RIBU UNTUK 12 RIBU KELUARGA

PURWAKARTA (eNPe.com) – Setelah dua hari tidak ada penambahan pasien Corona, kini jumlah warga dengan status ODP dan pasien PDP naik lagi. Sementara jumlah warga yang terkonfirmasi positif Corona, menurut satu pejabat Pemkab Purwakarta tidak mengalami kenaikan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Purwakarta dr. Deni Darmawan menjelaskan itu kemarin (11/5/20) kepada sejumlah media.

“Mulai hari ini Bansos dari APBD Pemkab Purwakarta senilai Rp 24 miliar mulai dbagikan ke warga. Per KK mendapat Rp 500 ribu selama empat bulan. Dalam dua hari pembagian Bansos ini akan selesai,” jelas Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

“Masuk hari keenam PSBB, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Corona tetap 19 orang,” jelas Deni.

Tapi, menurut dokter Deni, ada penambahan pada sisi ODP dan PDP. “Warga dengan status ODP jumlahnya 127, bertambah empat jika dibandingkan dengan hari sebelumnya dan PDP berjumlah 27 orang. Bertambah satu orang ketimbang hari sebelumnya,” katanya.

Gugus Tugas juga tak bosan-bosan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat tetap tenang dan optimis menghadapi wabah Covid-19.

Sementara perkembangan wabah Corona di Jawa Barat menyebutkan bahwa jumlah warga dengan status ODP mencapai 7.445 warga. Pasien dengan status PDP mencapai 2.537 pasien.

Sedangkan pasien yang terkonfirmasi positif Corona di Jabar mencapai 1.493 orang. Dari jumlah itu yang dinyatakan sembuh 213 warga dan yang meninggal 95 orang.

BANSOS DARI PEMKAB MULAI DIBAGIKAN

Sementara itu, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menegaskan bahwa Bansos yang bersumber dari APBD mulai dibagikan hari ini. “Selama dua hari kami targetkan selesai terdistribusi kepada 12.000 KK,” jelas Anne.

Bupati menambahkan bahwa per KK mendapat Rp 500 ribu per bulan. “Bansos ini akan diberikan selama empat bulan sejak Mei 2020,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Purwakarta telah menyediakan uang Rp 24 miliar untuk Bansos ini. “Bantuan ini dalam bentuk uang cash yang diberikan melalui desa atau kelurahan,” jelas Bupati.

Selama wabah Corona berlangsung, warga terdampak akan mendapat Bansos dan BLT dari tiga sumber. Pertama dari Pemerintah Pusat dalam bentuk BLT dari Dana Desa dan dari Kementerian Sosial. Bantuan lain adalah dari Pemprov Jawa Barat. Satu Bansos lagi dari Pemkab Purwakarta.

Besarnya BLT dari DD per KK mendapat Rp 600 ribu. Bansos dari sumber ini untuk 18.000 KK di Purwakarta. Sementara dari Kementerian Sosial dalam bentuk beras dan telor senilai Rp 200 ribu per KK. Bantuan dari Provinsi sebensar Rp 600 ribu per KK dan dari Pemkab sebesar Rp 500 ribu per KK untuk 12.000 KK. (ril/PU).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

JEMBATAN DARURAT BODEMAN AKAN DIBANGUN DARI APBD PERUBAHAN TAHUN ANGGARAN 2020

SUDAH DIAJUKAN ANGGARAN PERUBAHAN SEBESAR Rp 5 MILIAR PURWAKARTA (eNPe.com) - Jembatan Bodeman yang runtuh, menurut satu...

POLDA DAN KEJATI JABAR PERIKSA EMPAT PEJABAT DISTARKIM PURWAKARTA TERKAIT DUGAAN KORUPSI DI 11 PROYEK TERMASUK TAJUG GEDE CILODONG

KETUA KMP : "KAMI AKAN KAWAL SAMPAI TUNTAS." PURWAKARTA (eNPe.com) - Polda dan Kejati Jawa Barat...

TEST SWAB DI RS BAYU ASIH KINI BISA DALAM DUA JAM DIKETAHUI HASILNYA POSITIF CORONA ATAU TIDAK

SETELAH MENDAPAT BANTUAN MESIN PCR DARI GUGUS TUGAS PUSAT PURWAKARTA (eNPe.com) - Test swab -untuk tahu pasien...

SETELAH SEMPAT HABIS, PASIEN DENGAN STATUS PDP MUNCUL LAGI

TINGGAL DUA KECAMATAN YANG MASIH ZONA MERAH PURWAKARTA (eNTe.com) - Setelah sempat sembuh 100%, kini pasien dengan...