KecamatanPemdaStraight News

SENGKETA TANAH DI DESA PASIR KOLE, ADVOKAT AGUS SUPRIYANTO BELA WARGA

300 KK TIDAK BISA BUAT SERTIFIKAT

PURWAKARTA, (newspurwakarta.com) – Pengacara Agus Supriyanto, SH membuat gebrakan untuk membantu masyarakat Pasir Kole, Kecamatan Suka Sari, Purwakarta. Saat ini masyarakat Pasir Kole merasa resah karena hak kepemilikan tanah yang mereka tempati masih belum bisa dipastikan. Sebab, Perhutani Jawa Barat mengklaim tanah di wilayah Pasir Kole seluas 400 hektar adalah milik perhutani.

AGUS SUPRIYANTO DENGAN KADIS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN

Pengacara Agus Suprianto mengatakan, permasalahan tanah di wilayah Pasir Kole harus dituntaskan. Sebab, warga sudah lebih dari 20 tahun menempati wilayah tersebut.

Berdasarkan histori dan sejarah atas tanah yang berada di wilayah tersebut ada di tengah-tengah perkampungan tanah milik adat (bersertipikat) dari alas hak wakaf Tahun 1994.

“Artinya wilayah tersebut adalah wilayah yang termasuk Undang-Undang Pokok Agraria yang mana pada Pasal 24 ayat 2 Undang-Undang Pokok Agraria. Pembukuan hak dapat dilakukan berdasarkan penguasaan fisik bidang tanah yang bersangkutan selama 20 (dua puluh) tahun atau lebih secara berturut-turut,” katanya.

Oleh karena itu, dengan bukti hukum kuat, Agus akan mendatangi Perhutani dan BPN untuk menyelesaikan masalah tersebut. Gebrakan yang dilakukan Agus mendapat respon positif dari tokoh masyarakat setempat, seperti H. Encong, Unadi, Deri, dan masyarakat Pasir Kolele yang proses pembuatan sertifikat tanah nya belum juga terealisasikan bertahun tahun lamanya oleh pihak yang berwenang.

“Saya akan memperjuangkan masalah tanah wilayah Pasir Kole sampai darah penghabisan,” ujarnya. (fan/PU)

 

ARTIKEL SERUPA  DISTARKIM BELUM TAHU, RENCANA BANGUNAN NYAI POHACI DI KOMPLEK TAJUG GEDE CILODONG SEBESAR Rp 7 MILIAR MAU DIBUAT SEPERTI APA
Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *