KampusPemdaStraight News

SELEBARAN ZAKAT UNTUK GURU SD DI PURWAKARTA BERSIFAT SUKA RELA

HASIL ZIS AKAN DISETOR KE BAZNAS

PURWAKARTA (newspurwakarta.com) – Selebaran soal zakat di kalangan guru SD bersifat suka rela. Menurut satu pejabat di Dinas Pendidikan Pemkab Purwakarta, para guru SD mau ngisi atau tidak silahkan saja.

Kodar Solihat, Ketua Unit Pelayanan Zakat (UPZ) di Dinas Pendidikan menuturkan hal itu kepada newspurwakarta.com hari ini (27/3).

Menurutnya, UPZ Dinas Pendidikan Pemkab Purwakarta dibentuk untuk optimalisasi pembayaran zakat ASN di lingkungannya. “Zakat adalah rukun Islam. Oleh karena itu, UPZ mengingatkan ASN di lingkungannya untuk menunaikan perintah agama,” jelasnya.

“Kami hanya mengajak ASN berzakat profesi melalui sebuah selebaran. Mereka mau mengisi selebaran atau tidak itu hak mereka,” katanya.

Untuk menghindari prasangka buruk, Kodar menjelaskan, zakat yang dikelola UPZ ini untuk yang pertama kali.

“Jika ada yang bertanya berapa dana yang sudah terkumpul? Saya jawab belum ada. Karena uang zakat tersebut baru terkumpul mulai April nanti. Setelah terkumpul, akan kami serahkan ke Baznas,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sejumlah guru SD Negeri di Purwakarta mengeluh adanya surat edaran dari Dinas Pendidikan soal setoran zakat. Menurut satu guru SD, para guru keberatan, karena tidak percaya dengan tata kelolanya.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang guru SD dari Kecamatan Purwakarta. “Selama ini dari Dinas banyak surat edaran sejenis. Guru SD itu jadi sumber pemerasan. Kita seperti kambing congek. Sejak dulu dibodoh-bodohin oleh Dinas. Kita protes. Mestinya Dinas fokus saja bagaimana membangun pendidikan yang bermutu. Bukan malah sibuk pungut sana pungut sini,” jelasnya.(fan/PU).

ARTIKEL SERUPA  BUPATI ANNE DILAPORKAN KE KPK, TERKAIT DUGAAN KKN PADA MUTASI PEJABAT
Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *