Head LinePemdaPolitik

SEJUMLAH TOKOH SENIOR PURWAKARTA DESAK GERINDRA PECAT ANGGOTANYA YANG DIDUGA SELINGKUH

DEWAN KE DEPAN HARUS BERSIH DAN BERMORAL

PURWAKARTA (eNPe.com) – Sejumlah tokoh senior Purwakarta meminta agar Ketua DPC Partai Gerindra Purwakarta tegas untuk mengganti anggota DPRD yang diduga selingkuh.

Mereka menilai, persoalan ini bukan masalah sepele. Kasus ini adalah bukti pengkhianatan terhadap konstituen, mencoreng nama baik partai dan menurunkan kredibilitas Dewan.

Hal itu ditegaskan oleh tokoh senior Purwakarta Agus Marzuki, Iwan Torana, Ketua LSM Kompak Luthfi Bamala dan Koordinator Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) Zaenal Abidin. Mereka menegaskan itu secara terpisah kepada eNPe.com kemarin (9/8).

AGUS MARZUKI

Agus Marzuki menyatakan dengan adanya kasus ini semua orang menyayangkan. “Bahkan mungkin konstituen ada yang marah. Kok bisa terjadi kasus tercela seperti ini. Ini mencoreng marwah Gedung Putih Ciganea,” jelas Agus.

Ia meminta agar kasus ini diusut tuntas. “Meski hari ini belum terbentuk Badan Kehormatan Dewan, maka yang harus bertanggung jawab itu Partai Gerindra. Gerindra harus segera mengganti oknum anggota dewan itu, untuk memulihkan citra DPRD dan nama besar partai,” jelas Agus.

BUKAN PERSOALAN SEPELE

Sementara itu, Iwan Torana menegaskan kasus ini bukan peesoalan sepele. “Ini bentuk nyata dari penghianatan terhadap konstituen. Maka dari itu Ibu Puji sebagai Ketua Gerindra harus berani mengganti anggotanya yang melanggar moral,” ujarnya.

Pihaknya meminta agar nama baik Dewan dan Partai harus segera dipulihkan. “Caranya dengan mengganti anggota dewan yang telah berbuat amoral itu,” jelasnya.

Luthfi Bamala, Ketua LSM Kompak Purwakarta juga menegaskan hal yang sama. “Kasus ini sungguh memprihatinkan,” ujarnya.

LUTHFI BAMALA, KETUA LSM KOMPAK PURWAKARTA

Ia juga meminta agar oknum yang telah berbuat salah secara moral segera diganti. “Ini sebelum konstituen marah. Lebih baik partai ambil langkah cepat untuk menyelesaikan soal ini dengan segera,” katanya.

ARTIKEL SERUPA  BANGUNAN PASAR DESA DAN KANTOR BUMDes DESA PONDOK BUNGUR, YANG DIBANGUN OLEH UANG NEGARA DIHANCURKAN

Menurut Luthfi, kalau Partai berlarut-larut menyelesaikan soal ini, maka tidak tertutup kemungkinan akan terjadi protes massa yang tidak bisa dipandang enteng. “Makin cepat Partai ambil sikap, semakin bagus,” ujarnya.

Koordinator KMP Zaenal Abidin menyatakan dalam rentang 10 tahun ke belakang, fungsi Dewan tidak banyak manfaat buat masyarakat, akibat aspek moral politik diabaikan.

“Momen ini menjadi penting bahwa moralitas Dewan harus dijaga. Kalau ada pelanggaran kode etik seperti ini, kami minta segera ditindak tegas. Karena kita ingin anggota dewan ke depan punya integritas,” jelasnya.

Karena itu, Zaenal meminta agar Dewan dan Partai segera ambil tindakan tegas untuk menyelesaikan kasus amoral ini. “Kita ingin dewan itu bersih dan terjaga moralitasnya,” jelas ZA, sapaan akrab Zaenal.

Sebelumnya, anggota Dewan dari Partai Gerindra FM dipergoki suaminya sedang berduaan dengan lelaki lain bernama Arief. Arief adalah seorang ASN! Staf keuangan di Sekwan DPRD Purwakarta. Peristiwa ini kini menjadi perbincangan publik. Beberapa elemen ormas dan masyarakat akan melaporkan kasus ini ke DPP Partai Gerindra.

Sementara itu, Riyad Abdul Hanan, pengacara FM menyatakan bahwa Ia hanya bisa memberi nasehat agar yang bersangkutan bersabar. “Tapi sebagai catatan, di Partai Gerindra itu ada mekanismenya untuk menyelesaikan kasus-kasus seperti ini,” jelasnya. (tim/KDR).

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker