Head LineKriminalLingkungan

SEDIKITNYA 1.000 HA LAHAN PERHUTANI PURWAKARTA TERBAKAR, SATU KORBAN TEWAS DI BUNGURSARI

ADM PERHUTANI MESTI IKUT BERTANGUNG JAWAB

PURWAKARTA (eNPe.com) – Sedikitnya seluas 1.000 hektare lahan perhutani di KPH Purwakarta terbakar, dalam dua bulan terakhir. Kebakaran hutan ini telah menewaskan satu orang di Cibungur hari ini (18/9). Menurut satu aktivis lingkungan, Administratur (Adm) Perhutani KPH Purwakarta harus ikut bertangung jawab.

Denny Setiawan, aktivis lingkugan dari Purwakarta menyatakan hal itu kepada eNPe.com hari ini (18/9). “Tahun ini kebakaran hutan di Purwakarta masif dan luas. Upaya Perhutani untuk mencegah bencaba ini sangat minim dan memprihatinkan. Sekarang ada korban tewas di Cibunngur. Unsur pidana dengan tuduhan kelalaian masuk. Adm Perhutani KPH Purwakarta mesti ikut bertanggung jawab,” jelas Denny.

SATU KORBAN TEWAS DIKEBAKARAN HUTAN DI BUNGURSARI PURWAKARTA

Lembaganya, menurut Denny, telah menyisir kasus-kasus kebakaran yang terjadi di lahan perhutani. “Kebakaran kali ini tidak hanya di lahan yang sulit terjangkau. Di lahan pinggir jalan juga terjadi. Hutan di Situ Cigangsa terbakal hebat. Di areal itu ludes terbakar seluas 100 ha lebih. Dan perhutani diam saja,” jelasnya.

Begitupun yang terjadi di Subang, terutama di Cipeundei. Lahan Perhutani terbakar hebat seluas 200 ha. “Lagu-lagu tidak ada upaya apapun dari Perhutani,” jelasnya.

Laporan yang masuk ke lembaganya, kebakaran juga terjadi di hutan sekitar Wanawali juga terbakar hebat. “Saat itu terjadi kebakaran selama tiga hari Perhutani tidak melakukan upaya apapun. Jadi kerjanya Adm itu apa,” jelasnya.

SATU ORANG TEWAS TERBAKAR

Sementara itu, kebakaran hutan yang terjadi di Cibungur siang ini (18/9) telah menelan satu korban jiwa. Tubuh Rasman (60), warga Maleber Cimalaya Kecamatan Banyusari Karawang hangus.

Menurut saksi mata, korban saat itu sedang membakar duan dan ranting di hutan Cibungur. Tapi karena angin kencang, tiba-tiba api membesar dan membakar tubuhnya.

Atas kejadian itu, Warga kemudian melaporkan kepada pihak keamanan Perum Pesona Jati Indah. Tak lama berselang, tim dari Polres datang ke TKP.

Denny menambahkan, kalau pihak Perhutani sungguh-sungguh melakukan pencegahan terhadap kebakaran,”Mestinya tidak perlu ada korban jiwa. Dan Adm mesti ikut bertanggung jawab,” jelasnya. (nur/KDR).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *