BisnisHead LinePemda

SEBULAN MENJADI BUPATI, DADAN KOSWARA DIDUGA TELAH MENERBITKAN EMPAT IZIN PERUMAHAN BERMASALAH

HAERUL AMIN MEMBANTAH TELAH TERIMA UANG DARI ROYAL CAMPAKA

PURWAKARTA (eNPe.com) – Hanya menjabat sebulan, Pj Bupati Dadan Koswara, diduga telah menandatangani empat izin perumahan yang berdiri di atas lahan pertanian di Campaka. Menurut koordinator Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) dugaan suapnya perlu diungkap tuntas.

HAERUL JAMIN PRASETYO

Zaenal Abidin, Ketua KMP menyatakan hal itu kepada eNPe.com hari ini (8/8). “Ini perlu dikaji secara mendalam, kenapa Pj Bupati berani menadatangani proyek perumahan bermasalah. Kita sudah berkomitmen agar lahan sawah di Purwakarta dipertahankan. Tapi nyatanya ada skandal seperti ini,” jelas Zaenal.

Keempat perumahan yang berdiri di atas lahan sawah adalah Perumahan Benteng Mutiara Emas, Perumahan Puri Asoka, Perumahan Griya Eboni Campaka dan Perumahan Fortuna Campaka Sari.

Pengamatan kontributor eNPe.com di empat lokasi perumahan itu menunjukan bahwa semua banguanan berada di atas lahan sawah produktif. Keempat perumahan itu sedang melakukan pembangunan.

Sebelumnya, Bupati Anne Ratna Mustika menegaskan bahwa dirinya akan menolak menerbitkan IMB kalau perumahan itu berada di atas sawah. “Sudah 24 perumahan yang tidak saya terbitkan IMBnya,” jelas Ambu, sapaan akrab Bupati.

HAERUL AMIN MEMBANTAH

Sementara itu, Haerul Amin Prasetyo membantah kalau dirinya telah menerima uang dari Perumnas sebesar Rp 450 juta untuk mengurusi izin Perumnas Royal Campaka. “Isyu ini sudah beredar lama dan sudah saya bantah soal ini. Bahkan pihak Perumnas merasa heran, kok bisa berkembang isyu seperti itu,” jelasnya.

Pihaknya menyatakan bahwa Ia kenal dengan Perumnas karena ada di kantor Pusat Perumnas yang masih saudara. “Saya memang pernah disuruh membantu mengurus izin dengan dana Rp 400 juta. Tapi saya menolak karena soal izin bukan keahlian saya,” jelas anggota dewan dari Demokrat ini. (bay/tor/KDR).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *