Head LinePemda

SATU WARGA DENGAN STATUS PDP MENINGGAL LAGI, TOTAL MENJADI 15 ORANG

BUPATI BOLEHKAN SHOLAT IEDUL FITRI ASAL ADA DI ZONA KUNING

PURWAKARTA (eNPe.com) – Satu pasien dengan status PDP telah meninggal dunia kemarin (17/5/20). Jadi menurut satu pejabat Pemkab Purwakarta, total jumlah pasien PDP yang meninggal mencapai 15 warga.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Purwakarta dr. Deni Darmawan menyatakan hal itu kepada sejumlah media kemarin (17/5/20).

“Selama ada di zona kuning, maka warga diperbolehkan untuk sholat berjamaah di masjid dan melaksanakan sholat Iedul Fitri,” jelas Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

“Hari ini ada satu pasien berstatus PDP yang meninggal dunia. Kita tentu prihatin dengan kejadian ini,” jelas Deni.

Pihaknya menambahkan, meski ada kematian satu orang PDP, tapi jumlah pasien PDP mengalami penurunan, dari semula 25 orang menjadi 21 orang. “Jadi ada empat pasien yang dinyatakan sembuh,” jelasnya.

Deni menjelaskan, penurunan yang sangat tajam terjadi di warga dengan status ODP. Dari semula 108 warga dalam pemantauan sekarang tinggal 41 orang, jelas Deni.

Ia berharap masyarakat tetap disiplin dalam menghadapi wabah ini. “Tetap patuhi protokol kesehatan, agar wabah ini cepat berlalu,” jelas dokter Deni.

ZONA KUNING BOLEH SHOLAT IDUL FITRI

Di tempat terpisah, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyatakan bahwa untuk kawasan zona kuning, warga diperbolehkan sholat jamaah di masjid.

“Asal ada di zona kuning, kami juga perbolehkan warga muslim untuk sholat idul Fitri,” jelas Anne.

Meski begitu, menurut Anne, proses pelaksanaannya harus tetap mematuhi protokol kesehatan. “Tetap wajib memakai masker, cek suhu tubuh dan cuci tangan,” jelas Bupati.

Tapi untuk zona merah, menurut Bupati, masih belum diizinkan untuk sholat di masjid dan Idul Fitri. “Sementara di rumah dulu sambil menunggu wabah ini reda,” jelas Ambu. (ril/PU).

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close