Head LineKomunitasPemda

SATU LAGI, WARGA DARI KECAMATAN KOTA PURWAKARTA POSITIF CORONA. JUMLAH ODP NAIK MENJADI 48 ORANG, YANG PDP DELAPAN ORANG.

LIMA RUMAH SAKIT DIGANDENG UNTUK IKUT TANGANI WABAH CORONA

PURWAKARTA (eNPe.com) – Satu warga asal Kecamatan Kota – Purwakarta dinyatakan positif terkena virus Corona. Menurut juru bicara Satgas Covid-19 Purwakarta, pasien ini habis melakukan perjalanan dari daerah berkategori Zona Merah.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Purwakarta Dr. Erlitasari menegaskan hal itu dihadapan sejumlah media hari ini (26/3/20) di Gedung Negara.

“Kini lima rumah sakit ikut menangani wabah Corona. Jadi kalau ada warga yang terkena virus Corona tidak semuanya ke RS Bayu Asih.” (Ketua Satgas Covid-19 Purwakarta Iyus Permana).

“Seorang pasien positif Corona ini bernama A, umur 41 tahun. Ia warga Kecamatan Kota Purwakarta. Dan saat ini dia dirawat di salah satu RS di Purwakarta,” jelasnya.

Menurut Erlita, kini keluarga A semua dalam pantauan petugas medis kami. “Semua keluarga A sudah kita tetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan ATAU (ODP),” jelas Erlitasari.

Pihaknya menambahkan, warga dengan status ODP hari ini bertambah tujuh orang. “Jadi yang ODP menjadi 48 orang. Sementara yang PDP masih delapan orang,” jelas Erlita.

Sebelumnya, jumlah wrga dengan status ODP naik dari 31 orang menjadi 41 orang. Dari jumlah itu, delapan di antaranya adalah warga yang ikut acara Musda Hipmi Jawa Barat di Karawang. Sementara yang dalam status PDP berjumlah sembilan orang.

Ketua Satgas Covid-19 Iyus Permana menyatakan fasilitas isolasi di RS Bayu Asih masih terbatas. “Untuk itu Satgas mengajak kerjasama lima RS lain untuk ikut menangani kasus Corona ini,” jelas Iyus.

Kelima Rumas Sakit iru, menurut Sekda Pemkab Purwakarta ini adalah RS Siloam, RS Bhakti Husada, RS Rama Hadi, RS Amira dan RS Thamrin. “Jadi kalau ada warga yang statusnya PDP tidak harus ke RS Bayu Asih semua,” jelasnya. (ril/PU).

ARTIKEL SERUPA  KMP PERSOALAN JAM LEMBUR BURUH DI PABRIK-PABRIK YANG LANGGAR UU
Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *