BisnisHead LinePemda

RS BAYU ASIH KEKURANGAN DOKTER, AKIBATNYA LAYANAN BELUM BISA SEMPURNA

KOMPLAIN TERJADI AKIBAT MEMBLUDAKNYA PASIEN

PURWAKARTA (eNPe.com) – Badan Layanan Umum (BLU) RS Bayu Asih kekurangan dokter. Menurut Direktur Utamanya, kondisi ini menyebabkan layanan di rumah sakit ini masih perlu terus disempurnakan.

Direktur Utama BLU RS Bayu Asih Agung Darwis Suriaatmadja menegaskan itu kepada eNPe.com hari ini (13/2) di ruang kerjanya. Agung dan manajemen RS Bayu Asih menerima Ketua KMP Zaenal Abidin yang menyoroti soal standard layanan di Bayu Asih. Hadir dalam pertemuan itu Kepala Cabang BPJS Purwakarta Siska.

“Kami tentu menyadari sepenuhnya bahwa layanan di rumah sakit ini akan terus kami sempurnakan. Intinya kami masih kekurangan tenaga dokter. Kondisi ini yang menyebabkan layanan kami kadang ada saja kelemahannya,” jelas Agung.

“Manajemen RS Bayu Asih terus berupaya agar layanan ke masyarakat bisa sempurna. Tapi kami menyadari masih ada kendala di sana-sini. Salah satunya kekurangan dokter.” (Dirut RS Bayu Asih Agung D. Suriaatmadja).

Pihaknya menambahkan, idealnya di ruang IGD ada empat dokter dalam satu shif. “Sekarang baru ada dua dokter. Sementara dalam sebulan rata-rata yang masuk IGD bisa mencapai 3.000 pasien,” jelasnya

Agung menambahkan, RS Bayu Asih butuh dokter spesialis bedah syarat, dokter spesialis bedah syaraf anak, dokter spesialis bedah onkologi. “Kebutuhan lain adalah dokter sub spesialis perinatologi dan dokter spesialis forensik,” jelas Agung.

KMP AWASI LAYANAN RS BAYU ASIH

Sementara itu, Ketua KMP Zanal Abidin menegaskan KMP akan mengawasi layanan yang terjadi di RS Bayu Asih. “Kita akan awasi layanan di sini. Dan KMP juga siap menampung komplain dari masyarakat terkait layanan di Bayu Asih,” jelas Zaenal.

Ia berharap, Bayu Asih bisa lebih maju sebagai rumah sakit milik Pemkab. “Kita berharap Bayu Asih bisa lebih maju dalam banyak segi. Maka dari itu fungsi pengawasan oleh pihak ketiga menjadi penting,” jelasnya.

ARTIKEL SERUPA  DEDI MULYADI, ANGGOTA DPR RI DARI PARTAI GOLKAR, RESMI DILAPORKAN KE KPK

Sementara itu, Agung menambahkan, masyarakat Purwakarta selama ini mengandalkan layanan kesehatan dari RS Bayu Asih. “Makanya jumlah pasien akan terus membanjir. Sementara petugas kami masih sangat terbatas,” jelasnya.

Karena itu, menurut Agung, selama ini ada saja komplain dari masyarakat. “Beberapa hari yang lalu satpam kami dipukul oleh satu anggota LSM. Sebelumnya juga ada dokter kami yang sempat disoal oleh pasien,” jelas Agung.

Dalam posisi seperti ini, menurutnya,”Telah bertemu keluarga pasien yang panik dengan petugas medis kami yang kelelahan. Jadi ya kadang bisa memicu persoalan.” (nur/PU)

Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *