BisnisHead LinePemda

PURWAKARTA BATASI IZIN PERUMAHAN TIDAK LEBIH DARI 5 HA

PURWAKARTA (eNPe.com) – Pemkab Purwakarta akan sangat membatasi pembangunan izin perumahan. Kebijakan ini diambil, menurut satu pejabat, agar pengembang tidak jor-joran menguasai tanah. Tujuan lain adalah untuk mempertahankan sawah agar tidak tergerus oleh pembangunan perumahan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Nurtjahya menegaskan hal itu, kepada eNPe.com hari ini (9/9). “Ini kebijakan Bupati yang ingin mempertahankan sawah agar tetap menjadi sawah. Jalan satu-satunya adalah membatasi secara selektif izin perumahan tidak lebih dari lima hektare,” jelasnya.

BUPATI AKAN BATASI IZIN PERUMAHAN

Menurut Nurtjahya, selama ini banyak perumahan yang izinnya luas, tapi dalam prakteknya tidak semua dibangun rumahnya. “Seperti Kota Permata, izinnya sampai puluhan hektare, tapi sampai sekarang luas lahan yang sudah menjadi rumah ya segitu-segitu saja,” jelasnya.

Kebijakan ini, menurut Nurtjahya, akan berlaku bagi siapa saja. “Termasuk Royal Campaka dan pengembang yang sekarang sedang dalam proses pengajuan,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika telah mengevaluasi 24 izin perumahan yanag sudah masuk. Saat itu, Anne menegaskan bahwa langkah itu diambil karena perumahan-perumahan itu berdiri di atas lahan persawahan.

Ketua Komunitas Peduli Purwakarta (KPP) Munawar Cholil juga menegaskan bahwa pihaknya akan meminta agar perumahan yang berada di atas lahan sawah mesti dibatalkan izinnya. “Kita minta agar Bupati jangan menerbitkan IMB. Kami akan tegas soal ini,” jelas Cholil.

KPP sendiri, jelas Munawar, akan menggugat perizinan empat pengembang yang diduga berdiri di atas persawahan. Keempat perumahan itu adalah Benteng Mutiara Emas, Puri Asoka, Griya Eboni Campaka dan Fortuna Campaka Sari.

Pada kesempatan yang sama Nurtjahya menambahkan bahwa soal perizinan IMB Royal Campaka belum terbit. “Masih jauh prosesnya, site plan belum ada. Daftar tanah yang sudah dibebaskan saja belum masuk ke Kita,” jelasnya. (ril/PU).

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close