BisnisHead LineLingkungan

PT TONGWEI INDONESIA DIDUGA MELANGGAR PERIZINAN, DARI GUDANG MENJADI PABRIK PAKAN UDANG

WARGA RESAH AKIBAT PENCEMARAN UDARA

CAMPAKA (eNPe.com) – PT Tongwei Indonesia beroperasi tidak sesuai perizinan. Menurut staf Desa Cijaya, izin perusahaan itu adalah pergudangan, tapi sekarang berproduksi pabrik pakan udang.

ADVOKAT RIYAD ABDUL HANAN, SHi

“Buat kami aparat Desa Cijaya jadi serba salah. Izinnya semula gudang. Ini jadi pabrik sekarang. Tiap siang hari warga seperti disiram bau bangkai. Ini yang membuat kami serba salah,” jelas staf Desa kepada eNPe.com kemarin (26/8).

Menurutnya, lambat laun kondisi ini akan memicu persoalan buat warga. “Oleh karena itu, kami minta ketegasan Bupati dalam soal ini. Ini pelanggaran nyata di bawah, tapi kita tidak tahu apa yang terjadi di atas sana,” jelasnya.

Sementara itu Pengacara Komunitas Peduli Purwakarta (KPP) Riyad Abdul Hanan, SH menyatakan rasanya tidak lazim satu perusahaan asing seperti PT Tongwei Indonesia melakukan pelanggaran perizinan. “Kita ingin Bupati tegas dalam soal pelanggaran ini. Kalau izinnya gudang kemudian jadi pabrik, secara hukum ini pelanggaran berat,” jelas Riyad.

Sementara itu Ketua Manggala Garuda Putih Purwakarta Ramdhan Yanuar ST memegaskan bahwa apa yang dilanggar PT Tongwei Indinesia adalah pelanggaran serius. “Apalagi mereka juga mencemari udara,” jelasnya.

Menurut Ramdhan, kalau pelanggaran ini dibiarkan, maka akan menjadi preseden buruk. “Kami minta Bupati tegas mencabut izin perusahaan ini,” jelas Ramdhan.

Pengamatan eNPe.com di sekitar lokasi pabrik, warga mulai mengeluhkan soal bau yang sering muncul dari pabrik. “Terutama kalau siang, bau menyengat selalu kami rasakan tiap hari,” jelas Nurdin (43) warga setempat.

Pihaknya meminta agar perusahaan bertanggung jawab atas pencemaran ini. “Dulu sebelum ada pabrik ini, bau apapun tidak ada,” jelasnya. (bay/PU).

 

 

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *