BisnisHead LineKriminal

PT INDONESIA VICTORY GARMENT DILAPORKAN KE POLISI HARI INI

DIDUGA MENGGELAPKAN DANA BPJS

PURWAKARTA (eNPe.com) – Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP), hari ini melaporkan PT Indonesia Victory Garment (IVG) ke Polres Purwakarta. Menurut Ketua KMP, langkah ini dilakukan karena PT IVG diduga telah menggelapkan iuran BPJS karyawan.

Zaenal Abidin, Ketua KMP menegaskan itu kepada eNPe.com kemarin (24/6). “KMP bekerja hampir dua minggu untuk mendapatkan bukti fisik terhadap dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh manajemen perusahaan. Setelah kita dapat, hari ini kami memutuskan untuk buat LP di Polres,” jelas Zaenal.

ZAENAL ABIDIN

Menurutnya, serikat pekerja semula ketakutan untuk membantu menemukan bukti-bunti fisik itu. “Akhirnya setelah kita yakinkan mereka mau bekerjasama. Apa yang KMP lalukan hari ini untuk kepentingan semua karyawan,” jelasnya.

Sebelumnya, PT IVG ketahuan belum membayar BPJS karyawan, baik BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan. Padahal selama ini semua gaji karyawan sudah dipotong untuk membayar iuran itu.

Beberapa karyawan yang memeriksakan kesehatannya ditolak oleh rumah sakit karena pihak perusahaan diduga belum membayar kewajiban BPJS. Atas temuan itu, KMP kemudian menyelidiki dugaan tindak pidana itu.

KMP juga pernah meminta ke Pemkab Purwakarta agar menutup perusahaan ini. Saat itu KMP menemukan adanya pelanggaran jam lembur. “Sesuai UU dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja, lembur hanya dibolehkan tiga jam per hari. Tapi yang dilakukan oleh manajemen PT IVG lembur karyawan lebih dari tiga jam,” jelas Zaenal.

Belakangan sejumlah serikat pekerja di perusahaan itu mengungkapkan bahwa manajemen sering melakukan intimidasi terhadap karyawannya. (bay/PU).

 

Tags

Artikel Terkait

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *