BisnisHead LineLingkungan

PROSES CLEAN UP KALI MATI, PT INDO BHARAT RAYON SANGAT TERTUTUP

KADIS LH : PROSES CLEAN UP HARUS SESUAI ATURAN

PURWAKARTA (eNPe.com) – PT Indo Bharat Rayon telah menunjuk satu perusahaan untuk melakukan clean up Kali Mati. Tapi menurut satu aktivis lingkungan prosesnya sangat tertutup. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Purwakarta meminta agar proses clean up sesuai aturan yang berlaku.

“Proses Clean Up Kali Mati mesti transparan. Berapa meter yang akan dikeruk, publik mesti tahu.” (Ketua Umum DPP WPLH RI Teddy M. Hartawan)

Deden Guntari, Kepala DLH Pemkab Purwakarta menegaskan hal itu kepada eNPe.com akhir pekan lalu. “Perencanaan mereka untuk membersihkan Kali Mati kami tidak begitu paham. Tapi intinya, kami meminta agar proses clean up itu tuntas dan harus sesuai aturan,” jelas Deden.

Pihaknya menegaskan bahwa saat proses pengerjaan pembersihan Kali Mati itu, dari DLH akan mengirim tim untuk mengawasi. “Jadi kami juga ingin persoalan ini segera tuntas,” jelas Deden.

SANGAT TERTUTUP

Sementara itu Ketua Umum DPP Wahana Pemerhati Lingkungan Hidup (WPLH) RI Teddy M Hartawan menyatakan proses celan up Kali Mati dilakukan sangat tertutup. “Saya mencoba mencari informasi terkait proses ini susah didapat,” jelasnya.

Menurut Teddy, proses pembersihan Kali Mati dari limbah B3 mesti jelas. “Publik mesti tahu, berapa meter yang akan dikeruk. Karena Kali Mati mesti kembali seperti semula,” jelasnya.

Teddy memastikan bahwa pihaknya akan mengecek berulang-ulang setiap proses Clean Up ini berlangsung. “Kalau saya lab masih ada pencemaran, maka perusahaan wajib membersihkan ulang,” jelas Teddy.

Informasi yang beredar di kalangan aktivis lingkungan menyebutkan bahwa proses Clean Up hanya akan dikeruk sedalam 4 meter. Dan dana yang digelontorkan untuk proses itu hanya Rp 35 miliar, dari yang seharusnya kira-kira Rp 250 miliar.

Menurut Teddy,”Kalau Kali Mati ingin bersih, maka perlu dikeruk sampai kedalaman 7 meter.” (nur/KDR).

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close