Head LinePemdaPolitik

PKS PERSOALKAN MEKANISME PEMILIHAN ALAT KELENGKAPAN DEWAN

MESTINYA CUKUP DITENTUKAN DI TINGKAT FRAKSI

CIGANEA (eNPe.com) – Fraksi PKS mempersoalkan mekanisme pemilihan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Mestinya, menurut Ketua Fraksi PKS, penentuan AKD bukan oleh lobi-lobi ketua Partai, tapi sesuai Tatib cukup ditentukan dalam mekanisme fraksi.

Ketua Fraksi PKS Dedi Juhari menegaskan itu kepada eNPe.com hari ini (3/10). “Kita mempertanyakan mekanisme ini. Di internal PKS juga saya pertanyakan. Begitupun saat pembahasan di tingkat fraksi,” jelas Dedi.

DEDI JUHARI

Menurutnya, pemilihan AKD sesuai Tatib No 1 Tahun 2018 adalah di Komisi atau Badan. “Ini kebiasaan buruk yang harus diluruskan. Kembalikan ke mekanisme Tatib yang ada,” jelasnya.

Dedi menambahkan, pemilihan AKD mestinya cukup di tingkat fraksi. “Jadi mestinya, Ketua Fraksi mengusulkan anggotanya untuk duduk di AKD. Nah, pemilihannya ditentukan di tingkat komisi atau badan. Ini Tatib yang benar,” ujar Dedi.

Ia berharap Dewan sekarang mesti berani meninggalkan cara-cara lama yang suka merusak Tatib Dewan. “Persoalan muncul kalau Dewan tidak menghormati mekanisme Tatib yang ada,” jelasnya.

PKS DAPAT DUA KURSI

Dedi menambahkan, akhirnya Fraksi PKS mendapat dua kursi. “Pertama sebagai Wakil Ketua Badan Kehormatan Dewan dan Sekretaris Komisi IV DPRD,” jelasnya.

Menurutnya, semua ketua Partai saat lobi begitu kompak. “Karena PKS sendirian, maka kalah di lobi-lobi itu,”  jelasnya.

Ia menyayangkan masih berjalannya praktek-praktek lobi di luar mekanisme Tatib Dewan. “Lobi ketua Partai boleh saja, tapi keputusan mestinya dikembalikan ke Tatib dewan. Kita akan ketat dalam soal ini,” jelasnya.

Dalam pemilihan AKD, tiga fraksi Golkar, Gerindra dan PKB begitu dominan. Ketua KPP Munawar Cholil menyayangkan terjadinya mekanisme yang merugikan banyak partai ini.

“Jangan dikira kondisi ini menguntungkan buat Bupati. Ini malah membahayakan buat Bupati dan Wakil,” jelas Cholil.(bay/PU).

ARTIKEL SERUPA  FRAKSI PKS AKAN KRITIS TERHADAP PROGRAM GUBERNUR YANG TIDAK PRO RAKYAT
Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *