Head LinePemdaPolitik

PERTANGGUNG JAWABAN BUPATI SOAL APBD 2018 HANYA DIBAHAS BEBERAPA JAM, PKS NILAI KETERLALUAN

ERA PKS TIDAK AKAN TERULANG LAGI

PURWAKARTA (eNPe) – Pembahasan Raperda soal Pertanggung jawaban APBD 2018 hanya dibahas oleh Bupati dan Dewan beberapa jam saja. Menurut satu politisi PKS kejadian ini banyak yang janggal dan keterlaluan.

Ust Abdul Hadi Wijaya, anggota DPRD Provinsi terpilih dari PKS menegaskan itu kepada eNPe.com kemarin (13/6). “Melihat undangannya saja sudah terasa aneh. Ini pembahasan soal Raperda yang sebegitu pentingnya, soal pemakaian uang APBD 2018 hanya dibahas beberapa jam saja. Banyak yang janggal,” jelasnya.

UST ABDUL HADI WIJAYA

Kondisi ini, menurut Ust Ahad, sapaan akrab Ust Abdul Hadi, membuktikan bahwa aorma ketidakberdayaan DPRD tampak sekali. “Ini tentu sangat memprihatinkan,” jelasnya.

Selain itu, jelas anggota dewan dari Dapil Purwakarta dan Karawang ini, jawaban Bupati terhadap pandangan fraksi-fraksi yang dijadwalkan hanya dua jam, menunjukkan bahwa Bupati terlalu memandang rendah anggota dewan.

“Seolah Bupati memastikan bahwa pemandangan fraksi-fraksi soal pemakaian uang Rp 2,1 triliun ini  tidak akan menyentuh esensi anggaran dan sepenuhnya setuju dengan laporan pertanggung jawaban Bupati ini. Ini cara-cara berpolitik yang tidak sehat,” tandasnya.

ERA PKS TIDAK AKAN TERULANG

Ust Hadi menjamin bahwa dengan masuknya lima atau enam kader PKS di DPRD Purwakarta, kasus-kasus seperti ini tidak akan terjadi di era PKS. “Ke depan fraksi PKS akan menolak pola pembahasan gaya kilat seperti kemarin. Sejak rapat penjadwalan di Bamus kita akan persoalankan hal-hal seperti ini. Ini agar dewan ke depan lebih bermutu,” jelasnya.

Sebelumnya, kasus pembahasan Raperda APBD hanya dibahas semalam bukan kali ini saja terjadi. Raperda APBD 2017 hanya dibahas beberapa jam. Begitu juga Raperda APBD 2018 juga diketok dewan hanya dalam waktu dua jam.

Saat itu banyak pihak menyayangkan gaya Bupati dalam pembahasan Raperda yang membahas pemakaian uang Rp 2,1 triliun ini. “Ini gaya lama yang gak sembuh-sembuh,” jelas Ketua KPP Munawar Cholil saat itu. (ril/PU)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close