Head LinePemdaPolitik

PERSETERUAN BUPATI ANNE – H. AMING DIDUGA TERUS BERLANJUT. KINI SUDAH TIGA BULAN TUNJANGAN H. AMING BELUM DIBAYAR.

“SEPAK TERJANG H. AMING TERUS DIBATASI, DINASTI DIDUGA KETAKUTAN H. AMING DEKAT DENGAN KADES-KADES”.

PURWAKARTA (eNPe.com) – Nasib Wakil Bupati H. Aming terus dirundung malang. Setelah semua kewenangannya dipreteli, kini, menurut orang dekat Wakil Bupati, tunjangan jabatan dan perumahan sudah tiga bulan dipersulit pencairannya.

“Sudah tiga bulan tidak dibayar tunjangannya, kondisinya jadi menyulitkan. Entah dengan tujuan apa kondisi ini diciptakan,” jelasnya kepada eNPe.com kemarin sore (10/2).

Sementara itu, menurutnya, gaji H. Aming sudah dipotong untuk membayar pinjaman di Bank BJB. “Kita sangat prihatin dengan keadaan ini. Padahal publik tahu, H. Aminglah yang membayar semua biaya kampanye, beli partai saat Pilkada lalu sebesar Rp 36 miliar,” jelasnya.

Ia menambahkan, upaya pertemuan antara H. Aming dan Bupati Anne beberapa kali akan terjadi, tapi selalu gagal. “Begitu juga pertemuan dengan Dedi Mulyadi, suami Bupati. Mestinya bulan ini terjadi, tapi kita tidak tahu perkembangannya,” Ia menambahkan.

“Gaya H. Aming yang merakyat ini yang sangat ditakuti oleh Dinasti. Kini kewenangan dan geraknya dibatasi.”

Ruang H. Aming, menurutnya, sudah tiga bulan sering kosong. “Pak Haji juga sudah tidak pernah dilibatkan dalam Rapim bulanan,” jelasnya.

Sepanjang catatan eNPe.com, kewenangan H. Aming yang diduga digusur oleh Bupati adalah kewenangan sebagai Wakil Bupati. Kewenangan itu adalah amanat UU, berupa pengawasan internal.

H. Aming pada awal-awal pemerintahannya sempat rajin mendatangi dinas-dinas yang basah. Tapi sepak terjang itu diduga dinilai membahayakan kepentingan banyak orang.

Kewenangan lain yang dilarang adalah sosialisasi kegiatan Wakil Bupati di Medsos. “Staf H. Aming bagian IT dan Medsos langsung dinonaktifkan. Kita prihatin bener,” jelasnya.

H. Aming, masih menurut orang kepercayaannya itu, sebesar 60%-80% Kades dan mantan Kades masih setia kepada H. Aming. “Cara pendekatan H Aming kepada mereka bagus. Mereka sering datang ke kebun H. Aming, ngaliwet. Ini yang diduga ditakutkan oleh penguasa,” jelasnya.

ARTIKEL SERUPA  KEJAGUNG INTERUKSIKAN KEJATI JABAR UNTUK TUNTASKAN SKANDAL SPPD DAN BIMTEK FIKTIF

Sementara itu, H. Aming ketika dikonfirmasi hanya senyum-senyum saja. “Kondisinya baik-baik saja. Mudah-mudahan tahun ini ada sesuatu yang menyenangkan buat siapapun,” jelasnya beberapa waktu lalu melalui saluran whatsapp.

Sementara itu, Sekda Pemkab Purwakarta Iyus Permana, ketika dikonfirmasi soal ini enggan menjelaskan. Pertanyaan yang dikirim melalui saluran whatsapp tidak direspon sama sekali.

Jawaban soal ini eNPe.com peroleh dari Kabag Umum Setda Purwakarta Dian Andriansyah. “Akh, menurut saya itu tidak mungkin. Semua tunjangan staf dan karyawan sudah dibayar semua kok,” jelas Dian. (nur/KDR).

Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *