BisnisHead LinePemda

PENGADAAN AMBULAN DESA DIDUGA SARAT KKN, MESTI DIUSUT TUNTAS

BUPATI HANYA BELI SATU MEREK CHINA WULING

PURWAKARTA (eNPe) – Pengadaan mobil Ambulan oleh Pemkab Purwakarta diduga penuh dengan KKN. Menurut satu aktivis antkorupsi indikasi korupsinya kuat sekali.

DUGAAN KORUPSI PENGADAAN AMBULAN PERLU DIUSUT TUNTAS

Zaenal Abidin, Wakil Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Purwakarta menegaskan hal itu kepada eNPe.com kemarin (30/6). “Kenapa ratusan kendaraan ambulan itu mesti hanya satu merek Wuling saja. Ini pasti ada unsur bagi-bagi fee,” jelas Zaenal.

Ia menambahkan bahwa praktik pengadaan dengan cara monopoli itu selalu tidak bersih dari sikap manipulatif. “Jadi jangan dikira masyarakat bodoh. Bisa puluhan miliar pengadaan ini bocor ke mana-mana,” jelasnya.

Untuk itu, ZA, sapaan akrab Zaenal meminta agar khusus pengadaan Ambulan ini mesti diusut tuntas. “Kita akan dorong Pidsus Kejari mengusut tuntas dugaan korupsi di pengadaan Ambulan ini. Ini sekalian agar kejaksaan ada kerjaan,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Anne Ratna Mustika, beberapa hari yang lalu meresmikan program Ambulan masuk desa. Ratusan mobil Ambulan bermerek Wuling berjajar sepanjang lapangan di Desa Sukasari Kecamatan Sukasari Jatiluhur.

Sumber Media ini yang tahu proses dalam pengadaan mobil Ambulan ini, diduga sang perantara mendapat fee per mobil Rp 4 juta. Fee inilah yang kemudian diduga mengalir ke banyak meja pejabat.

Untuk itulah Zaenal meminta agar dugaan kasus dipengadaan Ambulan ini diusut tuntas. “Terlalu banyak dugaan korupsi di Purwakarta. Sementara Kejari juga kelihatannya adem-adem saja. Ini yang patut kita sesalkan,” jelas Zaenal.

Sementara itu, Wakil Bupati Purwakarta H Aming ketika dikonfirmasi soal pengadaan Ambulan yang dimonopoli oleh merek Wuling asal China masih enggan menjelaskan. Pertanyaan yang dikirim ke Aming baik melalui sms maupun saluran whatsapp hanya dibaca saja. Aming enggan menjelakan pertanyaan media ini.(bay/KDR).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *