Head LineKecamatanPemda

PEMUKIMAN DI SIMPANG DITERJANG BANJIR SAMPAI 1,5 METER SEMALAM

AKIBAT DRAINASE YANG BURUK SUDAH MENAHUN

PURWAKARTA (newspurwakarta.com) – Banjir setinggi 30 sampai 150 cm meredam pemukiman warga simpang malam tadi. Selain itu banjir nampak masuk ke beberapa rumah-rumah warga

Lana, warga Simpang menurutkan hal itu kepada kontributor newspurwakarta.com semalam (15/2) dari lokasi kejadian. “Banjir ini akibat drainase di terminal Simpang tidak berfungsi. Ini sudah tahunan. Akibatnya air menggelontor ke pemukiman warga,” jelas Lana.

WARGA SIMPANG SUDAH LAMA KEBANJIRAN

Menurut Lana, terjangan banjir kali ini tergolong besar. “Banyak motor mogok. Karena mereka mengira banjir tidak sampai merendam mesin,” jelasnya.

Banjir ini terjadi lantaran tidak adanya sistem drinase jalan yang baik di terminal simpang sehingga menyebabkan meluapnya air. “Kirain teh banjirnya nggak tinggi a, saya coba terobos teh mati geningan motornya” ucap pengguna sepeda motor.

Pengamatan kontributor media ini di lokasi, trotoar yang baru juga mengakibatkan luapan air yang meluap ke jalan raya semakin deras.

Satu warga lain di lokasi menyatakan,”Udah mah drainasenya jelek, trotoar rusak, ujan gede bentar juga langsung banjir kang di sini mah,” keluhnya.

BUPATI JANGAN RAGU

Sejumlah warga yang ada di lokasi mengaku kaget. Karena pembangunan jalan tidak memperbaiki drainase yang sudah lama bermasalah.

BANJIR AKIBAT DRAINASE BURUK

“Padahal ini jalan tuh baru di cor kang, saya kira trotoar sama sistem drinase jalannya juga bakalan di benerin. Taunya nggak, padahal ini tuh udah lama kang banjir kaya gini. Jadi saya harap bupati tidak setengah-setengah dalam melakukan pembangunan, niat baik sama warga ko setengah-setengah sih,” ujar warga.

Terlebih trotoar yang rusak, menurut Lana, berlokasi di depan sekolah. Lingkungan  sekolah yang seperti itu, menurutnya, tidak baik untuk perkembangan siswa yang bersekolah di lokasi itu.

“Selain itu, ini tuh sekolah kan kang, nggak baik kan sebenernya lingkungan sekolah seperti ini, gimana mau jadi siswa yang berkarakter kalo lingkungan sekolahnya tidak diperhatikan seperti ini,” ucapnya. (gil/PU).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *