Head LinePemdaPolitik

PEMUDA PANCASILA PURWAKARTA PERTANYAKAN SIKAP DEWAN YANG TIDAK UNDANG ORMAS/LSM SAAT SIDANG PARIPURNA

MELANGGAR PRINSIP KETERBUKAAN PUBLIK

PURWAKARTA (eNPe.com) – Ormas Pemuda Pancasila (PP) menyoal sikap unsur pimpinan DPRD Purwakarta yang tidak pernah mengundang Ormas/LSM saat menggelar sidang Paripurna. Sikap itu, menurutnya, melanggar prinsip keterbukaan publik.

Sekjen MPC Pemuda Pancasila (PP) Purwakarta Asep Kurniawan mempertanyakan soal itu kepada eNPe.com semalam (14/3). “Kita dari Ormas merasa heran. Beberapa kali sidang Paripurna dari unsur Ormas/LSM tidak ada yang diundang. Apa mereka ketakutan kita protes di tengah persidangan?” jelas Asep.

“Dewan tidak bisa menutup diri saat Paripurna tanpa mengundang Ormas/LSM. Itu melanggar prinsip keterbukaan publik.” (Asep Kurniawan, Sekjen MPC PP Purwakarta).

Pada masa sebelumnya, menurut Fapet, sapaan akrab Asep, setiap ada Sidang Paripurna semua Ormas dan LSM diundang. “Ini sangat tergantung kebijakan pimpinan. Kami berharap dewan sekarang lebih transparan,” jelas Asep.

Menurutnya, keputusan paripurna itu menyangkut hajat hidup orang banyak.”Apalagi soal pengesahan Perda, mestinya dibuka ke publik, jangan serba tertutup begini,” jelas Fapet.

Ia meminta agar Dewan lebih terbuka. “Jangan berfikir bahwa kebijakan apapun disembunyikan, itukan gaya orde baru. Era milenial sekarang tidak bisa seperti itu. Kalau mereka tertutup, publik bisa mencari dari sumber lain dengan cara mereka,” jelas Asep.

SUDAH INTERUKSIKAN UNDANG ORMAS/LSM

Sementara itu, Ketua DPRD Purwakarta Ahmad Sanusi mengaku kaget ketika ditanya soal itu. “Moso seh tidak dundang?” katanya mempertanyakan.

“Unsur Pimpinan Dewan sudah menginteruksikan agar saat Paripurna Ormas dan LSM diundang. Kalau ini benar, Sekwan nanti saya tegur.” (Ketua DPRD Purwakarta Ahmad Sanusi).

Ia menegaskan unsur pimpinan sudah menginteruksikan kepada Sekretariat Dewan (Sekwan) agar setiap sidang Paripurna Ormas dan LSM diundang. “Kalau selama ini mereka tidak diundang akan saya tegur mereka,” jelas Amor, sapaan Ahmad.

Meski demikian, Amor menyatakan ini masukan yang bagus. “Kita akan evaluasi segera,” jelasnya. (bay/PU)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close