BisnisHead LinePemda

PEDAGANG PASAR JUMAT MERASA DITIPU OLEH PEMKAB PURWAKARTA

MEREKA MINTA PERLINDUNGAN KE KMP

PURWAKARTA (eNPe.com) – Pedagang Pasar Jumat merasa ditipu oleh Pemkab Purwakarta. Semula mereka dijanjikan akan dikembalikan ke kios baru setelah direnovasi, tapi tiba-tiba Bupati Anne Ratna Mustika menolak pedagang lama kembali ke kios itu.

KIOS PEDAGANG YANG KOSONG AKIBAT TIDAK ADA PEMBELI DI LANTAI DUA PASAR JUMAT

Ketua Iwapa Pasar Jumat Iwan Sofyan Arief mengeluhkan hal itu kepada Ketua Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) Zaenal Abidin saat mengadukan kasus ini beberapa waktu lalu. “Kami jadi bingung, bagaimana dengan 39 pedagang ini. Semula kami dijanjikan akan dikembalikan ke kios lama setelah direnovasi. Tapi oleh Bupati sekarang dilarang,” jelasnya.

Kepada Ketua KMP, Iwan juga menjelaskan bahwa ke 39 pedagang dalam posisi bangkrut. “Setelah direlokasi ke lantai dua, kami bangkrut karena tidak ada pembeli,” jelas Iwan.

Pengurus Iwapa pada 5 November 2019 lalu berkirim surat kepada KMP untuk meminta perlindungan. Surat bernomor : 00175/A-ORG IWAPA-PSJ/IX/2019 ditandatangani oleh Ketua Iwapa Pasar Jumat Iwan Sofwan Arief dan Sekretaris Iwapa Yudi Suciadi. Semua anggota Iwapa juga ikut membubuhi tanda tangan surat itu.

KMP telah bertemu dengan semua pedagang di salah satu rumah pengurus Iwapa. Saat itu pedagang meminta agar mereka bisa berdagang di lokasi lama. Mereka juga minta perlindungan dan jaminan kepastian berusaha kepada KMP.

KMP : KEMBALIKAN HAK PEDAGANG

ZAENAL ABIDIN, MP

Sementara itu, Ketua KMP Zaenal Abidin menyayangkan sikap Bupati yang melarang pedagang kembali ke kios lama. “Ini kesalahan fatal. Bupati tidak paham soal mekanisme perubahan peruntukan lahan,” jelas Zaenal.

Ia menambahkan, perubahan nomen klatur saja perlu ada persetujuan Dewan. “Ini perubahan peruntukan main interuksi saja. Dan sangat merugikan pedagang,” jelasnya.

Menurut Zaenal, KMP sudah klarifikasi semua dinas terkait. “Kami sudah minta penjelasan ke Wakil Bupati H. Aming, Sekda Iyus Permana, mantan Kadis UKM Perindag Entis dan Mantan Kabid Ciptakarya Dian. Dan semua menyatakan Pemkab memang telah menjanjikan pedagang bisa kembali lagi,” jelas lulusan Pasca Sarjana UGM ini.

ARTIKEL SERUPA  SEJUMLAH WARGA AKAN GUGAT PDAM DAN BUPATI ANNE

Zaenal meminta agar Bupati menghentikan sikap arogansinya. “Anne itu hanya seorang Bupati, bukanlah seorang raja. Maka dia harus patuh pada regulasi yang membatasi arogansi dirinya,” jelasnya.

Menerut Zaenal, Bupati mesti segera luruskan kebijakan dan patuhi semua regulasi. “Kami minta dinas terkait mau menunjukkan kajian fisibility dan persetujuan dewan, soal perubahan ini. Kalau tidak ada ini pelanggaran UU,” jelas ZA, yang juga Dosen STIE Syariah Indonesia.(ril/Pu).

Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *