Head LineKriminalPolitik

ORMAS SATRIA DESAK DPC GERINDRA SEGERA USULKAN RAPAT MAJELIS ETIK

FM DIMINTA DINONAKTIFKAN DARI KEGIATAN PARTAI DAN DEWAN

PURWAKARTA (eNPe.com) – Sayap organisasi Partai Gerindra, Ormas Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) mendesak agar Ketua DPC Partai Gerindra Purwakarta segera mengambil langkah kongkrit. Menurut Sekretaris Ormas Satria Purwakarta, desakan ini semata untuk menyelamatkan nama besar dan kredibilitas partai, karena ada indikasi pelanggaran AD/ART.

Sekretaris Ormas Satria Purwakarta Dian Sofiana SE, menjelaskan hal itu kepada eNPe.com semalam. “Kalau DPC tidak segera menggelar rapat internal Majelis Etik, maka kondisi akan berlarut-larut dan akan sangat merugikan partai,” jelasnya.

Menurut Dian, Satria telah berkirim surat secara resmi ke DPD Partai Gerindra Jawa Barat dan DPC Partai Gerindra Purwakarta. “Kita berharap dugaan kasus perselingkuhan ini bisa dituntaskan,” jelasnya.

Ormas Satria, menurut Dian perlu mengingatkan kepada semua jajaran pengurus partai agar masalah ini dikembalikan ke AD/ART Partai. “Rujukan kita jelas AD Partai BAB IV Pasal 16, ayat 2 dan ART Partai Gerindra Pasal 4 Ayat 2. Pada kedua pasal itu mengatur soal kasus moral yang terjadi pada anggota,” ujarnya.

Sebelumnya publik Purwakarta digemparkan oleh dugaan perselingkuhan antara anggota dewan dari Partai Gerindra FM dengan ASN staf di Sekwan DPRD Purwakarta yang bernama Arf. Keduanya dipergoki suami FM, Darussalam Nawawi sedang di dalam kamara kost Arf di Green Kost Tegaljunti Munjul Purwakarta. Belakangan Darussalam membantah adanya perselingkuhan itu.

Dalam suratnya, Ormas Satria juga meminta agar FM dinonaktifkan dari segala kegiatan partai. “Kita minta non aktif dulu. Ini biar Sidang Majelis Etik lebih objektif. Non aktifkan dari semua kegiatan partai dan aktivitas dewan,” jelasnya.

Ormas Satria, menurut Dian, juga siap mengajukan usulan  untuk memecat dan memberhentikan FM ke DPP Partai Gerindra atas persetujuan DPD Partai Gerindra Jawa Barat. “Surat usulan ini sudah ditandatangani oleh Ketua Satria Purwakarta H. irvan Adriansyah SE dan saya sebagai Sekretaris,” jelas Dian.

TIGA LSM TEMUI PUJI

Sementara  itu, kemarin siang tiga LSM mendatangi Ketua DPRD sementara Ahmad Sanusi. Hadir dalam pertemuan itu Sekwan Purwakarta Suhandi, Ketua DPC Partai Gerindra Purwakarta Sri Puji Utami, Ketua Manggala Garuda Putih Ramdhan Yanuar, Ketua Laskar NKRI Dadang Heryanto dan Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Jakaria.

Ketiga LSM itu meminta agar Ketua DPC Partai Gerindra berani mengambil tindakan tegas jika FM terbukti melakukan perselingkuhan. “Mandala Garuda Putih telah melakukan investigasi. Kami punya rekaman bukti yang menguatkan dari pemilik kost Haji Anwar. Persoalan ini mesti segera ditangani, jangan sampai marwah DPRD tercoreng,” jelas Ramdhan.

Ketua Laskar NKRI Dadang Heryanto menyatakan malu dengan adanya kejadian ini. Apalagi, menurut Dadang, lokasi kost yang dijadikan tempat selingkuh berdekatan dengan markas Laskar NKRI.

“Kami siap mendatangkan saksi kunci yang kamarnya bersebelahan dengan kamar Arf,” jelas Dadang.

Sementara itu, Ketua LMP Jakaria mengaku kecewa dengan kejadian ini. “Saya sebagai tim pemenangan FM merasa kecewa. Saya minta agar Ketua Gerindra Purwakarta mengambil tindakan tegas,” jelas bang Jack, sapaan akrab Jakaria. (tim/KDR).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *