BisnisHead LinePemda

MASKER DAN ALKOHOL 70% HILANG DI PASARAN PURWAKARTA, DI TENGAH WABAH CORONA YANG TERUS BERKEMBANG

SATGASUS MESTI BERTANGGUNG JAWAB HILANGNYA MASKER DAN ALKOHOL

PURWAKARTA (eNPe.com) – Sejumlah warga mengeluhkan hilangnya pasokan masker dan alkohol 70%. Dua barang itu sangat diperlukan warga untuk pertahanan diri dari gempuran wabah virus Corona.

Hilangnya masker di Purwakarta sudah terasa sejak seminggu terakhir. “Kami susah sekali mendapatkan masker yang standard. Ini kami perlukan untuk menjaga dari wabah Corona,” ujar Aini kepada eNPe.com akhir pekan lalu.

“Kalau warga sudah ambil inisiatif untuk mempertahankan diri, Satgasus mestinya bertanggung jawab bagaimana Masker dan alkohol 70% tidak langka.” (Ketua KMP Zaenal Abidin).

Ia menyatakan biasanya di Alfamart atau Indomaret dijual masker-masker itu. “Tapi sekarang susahnya minta ampun,” jelasnya.

Barang yang hilang dari pasaran juga jenis alkohol 70%. Beberapa apotik yang biasanya menjual itu kehabisan. “Kalaupun datang paling satu dua botol dan itu langsung habis,” jelas petugas Apotek As Syifa di Dian Anyar.

Di Apotek Cimaung juga tidak tersedia alkohol yang dibutuhkan warga. Begitupuna apotek di sepanjang jalur Sadang Kopo. “Sudah habis, belum datang lagi,” jelas penjaga apotek kepada media ini yang mencoba menyisir soal kelangkaan barang ini.

Alkohol diperlukan warga untuk membuat pembersih tangan yang bisa menyeterilkan tangan dari virus Corona. Sejumlah warga berinisiatif untuk membuat sendiri cairan pembersih beralkohol. Tapi barang itu langka.

SATGASUS MESTI BERTANGGUNG JAWAB

Sementara itu, Ketua KMP Zaenal Abidin meminta agar Satgasus bekerja jangan tanggung. “Hilangnya masker dan alkohol 70% mestinya mereka antisipasi. Satgasus mesti menghargai upaya warga untuk mempertahankan diri,” jelas Zaenal.

Untuk itu, menurutnya, persoalan menjadi rumit ketika barang-barang vital yang dibutuhkan warga hilang di pasaran. “Wabah ini efektif dicegah kalau warga sudah ambil inisiatif untuk melawan. Sikap warga ini mesti diimbangi dengan sikap Satgasus Corona untuk menyediakan apa yang warga butuhkan,” jelas ZA, sapaan akran Zaenal. (bay/KDR).

ARTIKEL SERUPA  KPK PERLU AWASI SELEKSI LIMA KADIS DI PEMKAB PURWAKARTA
Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *