PolitikStraight News

LUTHFI BAMALA, INGIN BANGUN EKONOMI KAUM MUDA DAN SANTRI YANG MANDIRI DAN BERMARTABAT

MAJU SEBAGAI CALON DPRD PROVINSI DARI PKB

KETOKOHAN Luthfi Bamala, oleh publik tidak pernah diragukan. Komitmennya ke rakyat sudah teruji. Pengalamannya sebagai politisi muda milenial pun digandrungi banyak orang. Itulah kenapa, sebagai Caleg DPRD Provinsi, Luthfi ingin fokus membangun ekonomi buat kaum muda dan santri. “Kita ingin kaum muda dan santri jadi mandiri dan bermartabat,” jelas Luthfi.

LUTHFI BAMALA, SELALU DEKAT DENGAN KONSTITUEN

Luthfi Bamala maju sebagai Caleg PKB untuk DPRD Provinsi Jawa Barat. Ia berada di nomer urut 8, di Dapil X, yang terdiri dari Kabupaten Purwakarta dan Karawang.

Pihaknya mengaku, selama ini di dua Kabupaten itu fasilitas agar kaum muda dan santri bisa mandiri, masih sangat minim. “Mereka selama ini tidak mampu berkembang karena pemda tidak hadir dengan sungguh-sungguh. Problem ini yang mesti diurai, agar kesempatan berusaha buat kaum muda dan santri terbuka lebar,” jelas Ketua LSM Kompak Purwakarta ini.

Menurut Luthfi, dengan adanya Revolusi Industri 4,0, di mana aspek IT begitu sangat memudahkan buat anak muda berbisnis, maka peluang ini mesti ditangkap sengan sungguh-sungguh oleh Pemerintah.

“APBD provinsi mesti digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan pengembangan anak muda dan santri. Teknologi IT sangat memudahkan siapapun untuk berusaha. Tapi tangan-tangan pemerintah mesti hadir. Aspek ini yang akan kami dorong,” jelas mantan Calon Wakil Bupati dari pasangan Zalu ini.

Bagi Luthfi, memandirikan kaum muda milenial dan santri mesti menjadi prioritas. “Masa depan bangsa itu ada di tangan mereka. Menjadikan anak muda dan santri sebagai pribadi yang mandiri itu sangat penting. Kalau mereka mandiri, mapan secara ekonomi, maka cara berfikir mereka akan berbeda,” jelas pengusaha properti ini.

MUDAH CARI KERJA

Hal lain yang menjadi komitmen Luthfi Bamala adalah lahirnya Perda yang memudahkan orang cari kerja. “Kita tidak ingin di Purwakarta dan Karawang ada orang menganggur. Industri begitu banyak di dua kabupaten ini,” jelasnya.

LUTHFI BAMALA, SIAP MENGEMBAN AMANAH UMAT

Prinsipnya, jelas Luthfi Bamala, mesti ada Perda yang mengatur agar warga lokal mendapat prioritas untuk bekerja. “Kehadiran kawasan industri mesti memberi nilai tambah buat warga lokal. Secara ekonomi mesti tumbuh. Ini yang akan kita perjuangkan,” jelasnya.

Kalau ini sampai terjadi, menurut Luthfi, maka ketimpangan ekonomi tidak akan terjadi. “Kalau ekonomi masyarakat tumbuh, maka akan menghapus ketimpangan dan kecemburuan sosial. Dengan situasi seperti itu, maka kehidupan bermasyarakat lebih terjaga.”

MASJID DAN MAJELIS PUSAT KEGIATAN

Hal lain yang akan menjadi model perjuangan Luthfi adalah pentingnya masjid dan majelis menjadi pusat kegiatan. “Masjid dan Majelis perlu ditata ulang agar ada fungsi yang jelas, bagi berbagai kegiatan kemasyarakatan.

MAJELIS SEPERTI INI YANG AKAN MENJADI FOKUS PERJUANGAN LUTHFI BAMALA

Menurut Luthfi, ini adalah komitmen PKB. “Kalau aspek ini disentuh, maka akan ada perbaikan akhlak di masyarakat. Masjid mesti hidup dan menjadi pusat kegiatan untuk ummat,” jelasnya.

Tiap masjid mesti dikelola oleh menejemen yang bagus. Ada transparansi dalam pengelolaan uang. Kegiatan mesti yang mendidik dan mencerahkan.

“Kalau fungsi ekonomi, sosial dan dakwah pendidikan di masjid sudah bagus, maka umat akan menjadi umat yang bermutu. Ini yang akan kami perjuangkan,” jelas Luthfi.

Tanpa regulasi, keinginan kita untuk menata masjid dan majelis, tidak akan bisa optimal. “Makanya perlu Perda khusus soal tata kelola masjid yang baik,” jelas Luthfi. (adv/KDR).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *