Head LineKriminalLingkungan

LSM KOMPAK LAPORKAN ADM PERHUTANI KPH PURWAKARTA KE POLISI

BUNTUT TEWASNYA WARGA AKIBAT KEBAKARAN HUTAN CIBUNGUR

PURWAKARTA (eNPe.com) – LSM KOMPAK memutuskan untuk memperkarakan secara hukum Administratur (Adm) Perhutani KPH Purwakarta. Langkah ini diambil, menurut Ketuanya, karena Adm lalai dalam menjalankan tugas sehingga terjadi korban jiwa.

Ketua DPC LSM KOMPAK Purwakarta Luthfi Bamala menyampaikan hal itu kepada eNPe.com hari ini (19/9). “Ada dua kesalahan fatal yang dilakukan oleh Adm. Ia lalai dalam menjalankan tugas sehingga nyawa warga yang tidak bersalah terpanggang akibat hutan terbakar. Kami lihat di lokasi kejadian tidak ada pengumuman apapun soal ancaman peringatan kebakaran. Ini pidana murni,” jelas Luthfi.

KETUA LSM KOMPAK LUTHFI BAMALA

Kedua, menurut pemilik Bamala Group, satu entitas bisnis properti ini, kebakaran yang terjadi kali ini sangat luas dan masif. Luasan hutan yang terbakar sampai 1.000 hektare itu masuk kategori bencana nasional. “Ini Admnya adem-adem saja. Dua hal ini yang akan kita buat laporan polisi (LP). Ini agar siapapun pemimpinnya harus kerja bener. Mengabaikan soal kebakaran yang begitu luas itu kesalahan fatal. Apalagi kemudian ada korban jiwa,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, dalam rentang 20 tahun terakhir, baru kali ini ada warga meninggal akibat terbakar di hutan. “Kita miris melihat kejadian itu,” ujarnya.

Adm Perhutani KPH Purwakarta sekarang dijabat oleh Arsis Sulistyono. Ia Adm muda yang masih miskin pengalaman. Tapi dari cerita di internal Perhutani, Arsis adalah orang kepercayaan Dirut Perum Perhutani Pusat.

Banyak pihak meragukan kemampuan dia memimpin Perhutani Purwakarta. “Biasanya Adm di sini selalu yang senior. Karena Perhutani KPH Purwakarta wilayahnya mencakup tiga kabupaten. Sejumlah pengusaha juga mengeluhkan soal tertutupnya Arsis terhadap keinginan berbagai pihak untuk investasi di lahan perhutani,” jelas satu pejabat senior di Perhutani Purwakarta.

Kini, kebakaran yang terjadi di Cibungur kemarin menelan korban satu orang. Yang membuat LSM KOMPAK geram, menurut Luthfi, pihak Adm memandang enteng terhadap melayangnya satu nyawa warga. “Respon Perhutani adem-adem saja. Mereka memandang nyawa manusia itu seperti nyawa seekor kucing. Ini yang membuat kita geram,” jelasnya.

Sebelumnya, tubuh Rasman (60) hangus terbakar akibat kebakaran hutan di Cibungur Purwakarta. Rasman terkepung api yang mendadak besar. Ia terlambat lari dari kobaran api.

Kebakaran hutan pada tahun ini meluas dan masif. Sedikitnya 1.000 hektare areal hutan di Perhutani KPH Purwakarta ludes terbakar. Sejumlah pihak menyayangkan sikap Adm yang tidak serius mencegah kebakaran hutan di Purwakarta. (bay/PU).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *