Head LineKriminalPemda

LALAM MARTAKUSUMAH, MANTAN ORANG KEPERCAYAAN DEDI MULYADI, DILAPORKAN KE POLISI

DIDUGA AKIBAT MENGANCAM WARTAWAN

PURWAKARTA (eNPe.com) – Mantan orang kepercayaan Dedi Mulyadi, Lalam Martakusumah dilaporkan ke Polres Purwakarta oleh seorang jurnalis rajawalinews.com. Langkah hukum ini diambil setelah Lalam diduga telah mengancam dan mengajak berkelahi seorang jurnalis yang sedang mengerjakan tugas-Tugas jurnalistiknya.

Irfan Abdul Hakim, jurnalis dari satu media online rajawalinews.com menjelaskan kepada eNPe.com kemarin (31/12). “Saya diancam oleh Lalam gara-gara menulis soal dugaan penyalahgunaan Dana Desa di Desa Cibatu. Pjs Kades Cibatu itu pengurus Angkatan Muda Siliwangi. Makanya Lalam marah,” jelas Irfan.

Ia menambahkan, pihaknya mengkritisi pengelolaan ADD di Desa Cibatu karena diduga menyalahi Juknis yang ada. “Tapi setelah berita itu muncul, Lalam telpon saya, katanya, Antum jangan ngusik Pjs Kades Cibatu. Dia Sekjen AMS,” jelas Irfan.

Akhirnya, menurut Irfan, pernyataan Lalam dijadikan judul berita berikutnya,”Pengelolaan Dana Desa di Cibatu diduga dibekingi AMS. “Nah, gara-gara itu, Lalam memaki-maki saya dan mengajak berantem. Saya merasa terancam. Rekaman telpon Lalam saya jadikan barang bukti dalam laporan itu,” jelas Irfan.

Irfan melaporkan Lalam ke Polres Purwakarta pada 30 Desember 2019 lalu. Lalam diduga telah melakukan tindak pidana dalam bentuk menghalangi kerja jurnalistik dengan cara mengancam.

Lalam selama Bupati  Dedi Mulyadi berkuasa adalah orang kepercayaan Bupati Dedi. Lalam juga dikenal sebagai panglimanya DM, sapaan akrab Dedi.

Saat Pilkada lalu, Lalam pendukung utama pasangan Anne – Aming. Bahkan Lalam oleh DM ditunjuk sebagai panglima operasinya. Belakangan, setelah Anne menang, Lalam dan pasukannya langsung disingkirkan oleh penguasa hingga kini.

Ketika dikonfirmasi soal pengaduan ini, Lalam enggan menjelaskan. Pertanyaan yang dikirim melalui sms tidak direspon oleh yang bersangkutan. (ril/KDR).

 

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close