Head LineKriminalPemda

KPK PERLU AWASI SELEKSI LIMA KADIS DI PEMKAB PURWAKARTA

AROMA JUAL BELI JABATAN DIDUGA MASIH SANGAT KUAT

PURWAKARTA (eNPe.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu turun ke Purwakarta untuk mengawasi proses seleksi lima Kepala Dinas yang kosong. Langkah ini penting, menurut Ketua Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) agar tidak terjadi lagi jual beli jabatan dan pejabat terpilih lebih karena unsur profesionalisme.

ZAENAL ABIDIN

Ketua KMP Zaenal Abidin menegaskan itu kepada eNPe.com pagi ini (5/1). “Pola yang selama ini terjadi, meski dibuka open bidding tapi ujung-ujungnya duit yang main. Sejak awal publik tahu siapa yang bakal jadi. Makanya praktek tidak sehat seperti ini wajib dihentikan,” jelas Zaenal.

Ia menegaskan akan langsung berkoordinasi dengan penyidik KPK agar jual beli jabatan ini tidak terjadi lagi. “Purwakarta akan maju kalau pejabat yang terpilih itu punya kompetensi yang tinggi,” jelas ZA sapaan Zaenal.

Ia mengaku mendengar kasak-kusuk dugaan transaksi jabatan pada seleksi kali ini. “Pemkab kelihatannya saja transparan. Tapi kami meyakini ujung-ujungnya duit yang main. Makanya KMP akan segera berkoordinasi dengan KPK agar jual beli jabatan tidak terjadi lagi,” jelas Zaenal.

Seleksi untuk memperebutkan lima posisi kepala dinas kini sedang berlangsung. Ada 41 ASN yang mendaftar, oleh panitia dinyatakan lolos administrasi sebanyak 22 orang.

Lima posisi dinas yang lagi diperebutkan adalah Dinas Perhubungan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas Kesehatan serta Dinas PU, Bina Marga dan Pengairan.(ril/KDR).

 

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *