BisnisHead LineKriminal

KMP MINTA PT INDONESIA VICTORY GARMENT DITUTUP

DIDUGA MEMPERBUDAK BURUHNYA KETERLALUAN

PURWAKARTA (eNPe.com) – Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) meminta agar pemerintah segera menutup PT Indonesia Victory Garment (IVG). Menurut Ketua KMP, langkah ini penting karena perusahaan asing ini telah melanggar aturan ketenagakerjaan dan sangat menyinggung harga diri bangsa.

Zaenal Abidin, Ketua KMP menegaskan hal itu kepada eNPe.com kemarin (2/11). “Buruh PT IVG diperlakukan sangat buruk dan tidak manusiawi. Buruh diintimidasi untuk bekerja dari pukul 06:30 sampai pukul 22.00. Saat jatuh sakit, karena tidak cukup istirahat, buruh ditekan untuk menandatangani form pengunduran diri. Ini sangat biadab,” jelas Zaenal.

BURUH PT IVG DIPAKSA LEMBUR MELEBIHI ATURAN. KALAU MENOLAK DIANCAM DIPECAT.

Perusahaan ini, jelas Zaenal, juga sering memotong hak lembur karyawan dengan cara akal-akalan. “Mereka memotong hak lembur karyawan dengan modus “skorsing” karena alasan itu buruh yang lembur tiga jam hanya dibayar  satu jam,” jelas Zaenal.

Pihaknya mengaku prihatin dan marah atas kejadian ini.”Bagaimana mungkin anak bangsa  yang katanya merdeka, namun nyatanya mereka diinjak-injak di kampungnya sendri, di negeri sendiri. Ini sangat memilukan,” jelas ZA.

ZAENAL ABIDIN

KMP, menurut ZA, sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di PT ICG. “Mereka membenarkan kalau ada perlakuan tidak manusiawi. Dan melalui SP PPMI, kasus ini sudah dilaporkan ke Disnakertrans pada Januari 2019,” jelasnya.

MINTA KEJARI TURUN TANGAN

Sementara itu, Zaenal menyatakan pihaknya sudah meminta agar Kejari turun tangan. “Saya sudah meminta Kejari agar turun ke lapangan untuk melihat langsung kasusnya,” jelas Zaenal.

Pihaknya juga meminta agar Kadisnakertrans diperiksa. “Dia lalai menjalankan tupoksinya, yaitu melindungi kaum buruh,” jelasnya.

Sementara itu Farida Suganda, Kepala HRD PT IVG ketika dikonfirmasi soal ini hanya menjawab,”Bapak dari instansi mana?” Selebihnya Ida lebih suka memilih diam, ketimbang menjelaskan soal buruknya perlakuan perusahaan ke buruhnya. (bay/PU).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *