Thursday, September 24, 2020
Beranda Head Line KINERJA KEJARI PURWAKARTA DALAM PENANGANAN KORUPSI MANDUL

KINERJA KEJARI PURWAKARTA DALAM PENANGANAN KORUPSI MANDUL

KASUS KORUPSI BESAR BANYAK YANG TIDAK JELAS UJUNGNYA

PURWAKARTA (eNPe.com) – Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta dalam penanganan kasus korupsi, menurut satu aktivis antikorupsi, dinilai mandul. Menurutnya, tidak ada kasus korupsi besar yang ditangani secara tuntas.

“Kasus korupsi yang terjadi di Purwakarta tidak pernah ditangani secara tuntas oleh Kejari. Kinerja merek mandul.” (Wakil Ketua KPP Tarman Sonjaya).

Wakil Ketua Komunitas Peduli Purwakarta (KPP) Tarman Sonjaya menegaskan hal itu kepada eNPe.com kemarin (26/2). “Kalau kita lihat dalam rentang tiga tahun ke belakang, kinerja Kejari Purwakarta tidak ada yang mengejutkan. Kasus-kasus besar lewat begitu saja dan tidak jelas ujung pangkalnya,” jelas Tarman.

Menurutunya, Kejari juga selama ini tidak pernah secara serius menangani kasus korupsi yang ada di Purwakarta. “Jadi kinerjanya tidak mampu meyakinkan publik. Kita selalu dibuat kecewa oleh mereka,” ujarnya.

Bahkan, menurut Tarman, kalaupun ada kasus korupsi yang ditangani mereka,”Maka sumber masalah yang ditangani biasanya hasil follow up dari LSM atau media. Nyaris mereka tidak pernah mendapat kasus sendiri.”

SPPD FIKTIF AKAN DIUSUT ULANG

Sementara itu, Ketua Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) Zaenal Abidin menyatakan pihaknya sudah menyiapkan novum baru terkait dengan kasus dugaan korupsi anggota DPRD Purwakarta. “KMP setelah mengkaji secara mendalam kasus dugaan SPPD dan Bimtek fiktif telah menemukan bukti baru. Kita sudah ajukan ke Kejari. Mereka sedang mengkaji. Mudah-mudahan hasilnya menggembirakan,” jelasnya.

Menurut Zaenal, kasus SPPPD dan Bimtek fiktif mesti diusut secara tuntas. “Ini agar keadilan tidak mengenal pandang bulu. Siapapun yang bersalah, menurut Zaenal,”Mesti dihukum sampai tuntas.”

Kasus SPPD dan Bimtek fiktif ini diduga bakal menyeret semua anggota dewan Purwakarta pada periode sebelumnya. Menurut ZA, hasil pemeriksaan Kejari sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk menetapkan semua anggota dewan jadi tersangka. (ril/PU)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

JEMBATAN DARURAT BODEMAN AKAN DIBANGUN DARI APBD PERUBAHAN TAHUN ANGGARAN 2020

SUDAH DIAJUKAN ANGGARAN PERUBAHAN SEBESAR Rp 5 MILIAR PURWAKARTA (eNPe.com) - Jembatan Bodeman yang runtuh, menurut satu...

POLDA DAN KEJATI JABAR PERIKSA EMPAT PEJABAT DISTARKIM PURWAKARTA TERKAIT DUGAAN KORUPSI DI 11 PROYEK TERMASUK TAJUG GEDE CILODONG

KETUA KMP : "KAMI AKAN KAWAL SAMPAI TUNTAS." PURWAKARTA (eNPe.com) - Polda dan Kejati Jawa Barat...

TEST SWAB DI RS BAYU ASIH KINI BISA DALAM DUA JAM DIKETAHUI HASILNYA POSITIF CORONA ATAU TIDAK

SETELAH MENDAPAT BANTUAN MESIN PCR DARI GUGUS TUGAS PUSAT PURWAKARTA (eNPe.com) - Test swab -untuk tahu pasien...

SETELAH SEMPAT HABIS, PASIEN DENGAN STATUS PDP MUNCUL LAGI

TINGGAL DUA KECAMATAN YANG MASIH ZONA MERAH PURWAKARTA (eNTe.com) - Setelah sempat sembuh 100%, kini pasien dengan...