BisnisHead LinePolitik

KETUA KPP AKAN “SILATURAHMI” KE MANTAN BUPATI BEKASI NENENG HASSANAH YASIN

ZAENAL ABIDIN : KETERKAITAN DEDI MULYADI DENGAN DUGAAN SKANDAL MEIKARTA MESTI DIPERJELAS

PURWAKARTA (eNPe.com) – Komunitas Peduli Purwakarta (KPP) bertekad akan “silaturahmi” ke mantan Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin. Menurut Ketua KPP, kunjungan ke Neneng ini jangan ditafsirkan macem-macem.

MUNAWAR CHOLIL

Munawar Cholil, Ketua KPP menegaskan hal itu kepada eNPe.com kemarin (20/8). “Ini sekedar silaturahmi biasa saja. Kita ingin nyambung antara KPP dengan mantan Bupati Bekasi ini. Jadi tolong jangan ditafsirkan macem-macem,” pinta Cholil.

Neneng dicokok KPK terkait dugaan skandal Meikarta. Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini, Neneng diringkus bersama pejabat lainnya. Kini Neneng dituntut 7,5 tahun oleh JPU.

Dalam keterangan BAP Neneng terungkap aliran dana Meikarta. Dugaan aliran dana itu di antaranya ke Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi. Demo besar mengenai dugaan keterlibatan Dedi Mulyadi dalam skandal Meikarta digelar oleh Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Bekasi di depan gedung KPK beberapa waktu lalu.

MESTI DIPERJELAS

Sementara itu, Zaenal Abidin, Ketua Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) menyatakan dugaan keterlibatan Dedi Mulyadi dalam skandal Meikarta mesti diperjelas.

DEDI MULYADI MESTI PERJELAS POSISINYA DALAM DUGAAN SKANDAL MEIKARTA

“Buat KMP ini prinsip dasar yang penting. Kita mesti buka apa adanya, sehingga publik tahu sejauh mana keterlibatan DM dalam skandal ini,” jelasnya.

KPM, jelas ZA, sapaan Zaenal, akan terus menelusuri dugaan ini. “Hukum harus tegak dengan adil, agar hukum tidak hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” jelas Zaenal. (nur/KDR).

ARTIKEL SERUPA  PELANGGARAN IZIN MINI MARKET AKIBAT BELUM ADA PERBUPNYA
Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *