BisnisHead LineKriminal

KETUA DPRD : BUPATI TIDAK USAH RAGU UNTUK MENUTUP SEMUA TAMBANG ILEGAL

PURWAKARTA (eNPe.com) – Bupati mestinya jangan ragu untuk menutup semua tambang ilegal di Purwakarta. Menurut Ketua DPRD Purwakarta, penanganan kasus ini mesti tuntas dan segera.

Ahmad Sanusi, Ketua DPRD Purwakarta menegaskan hal itu kepada eNPe.com semalam (23/1) melalui saluran telpon. “Mestinya Bupati tidak ragu. Kita mendukung penuh agar semua tambang yang terbukti tidak mengantongi izin ditutup. Jadi mesti dituntaskan,” jelas Ahmad.

KETUA DPRD AHMAD SANUSI

Ia menegaskan, kalau Bupati ragu untuk mengambil langkah tegas, efeknya bisa buruk. “Penegakkan aturan mesti tuntas dan segera,” jelas Amor, sapaan Akrab Ahmad.

Menurutnya, tambang apapun yang tidak berizin selalu menuai masalah. “Mereka tidak diikat oleh apapun, kewajiban menjaga lingkungan pasti diabaikan,” jelasnya.

Kasus ini, menurut Amor, juga merugikan Pemkab Purwakarta. “Karena tidak berizin, maka pajak daerah tidak bisa diambil. Inikan persoalan,” jelas Sekjen DPD Golkar Purwakarta ini.

Sebelumnya, meski tidak mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP), tambang-tambang liar di Purwakarta dibiarkan tetap beroperasi oleh Bupati. Menurut Ketua Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) Zaenal Abidin, pembiaran oleh Bupati diduga akibat duit yang sudah tersebar sudah terlalu banyak di dinas-dinas terkait perizinan.

“Kalau Pemprov menegaskan bahwa tambang itu tidak mengantongi izin, maka Bupati mestinya menginteruksikan untuk ditutup. Tapi hingga hari ini mereka masih beroperasi. Ini tentu aneh. Dan pasti ada apa-apanya,” jelas Zaenal.

Pihaknya menyayangkan proses pembiaran oleh Bupati. “Tambang pasir mesti segera ditutup permanen, jangan malah dibiarka terus beroperasi,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat Rina Rahdianawati menegaskan bahwa tambang milik Haji Entis, Ahin dan Asep Abdulloh belum mengantongi Izin tambang. “Ketiga perusahaan tambang itu belum mengantongi izin,” jelas Rina.

ARTIKEL SERUPA  KETUA DPRD PURWAKARTA AHMAD SANUSI (AMOR) DIDUGA TERLIBAT DALAM KASUS JUAL BELI TANAH MAKAM DESA CAMPAKASARI

Tarman Sonjaya, Ketua LSM Amarta meminta agar Bupati tegas menutup tambang pasir tak berizin itu. “Kalau mereka tidak berizin, maka bakal merusak lingkungan akibat tidak melakukan reklamasi usai selesai menambang,” jelas Tarman. (nur/PU).

Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *