PolitikStraight News

KETUA DPC PDIP PURWAKARTA DIGOYANG 13 PAC

ACEP MAMAN DINILAI GAGAL MEMBESARKAN PDIP

PURWAKARTA (newspurwakarta.com) – Setidaknya 13 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Purwakarta menghendaki digelar Muscab Luar Biasa, untuk mengganti Ketua DPC PDIP Purwakarta. Menurut salah satu inisiator gerakan ini, Acep dinilai gagal membesarkan PDI Perjuangan Purwakarta.

ACEP MAMAN KETUA DPC PDIP PURWAKARTA

Indra Irawan, inisiator gerakan ini menjelaskan kepada newspurwakarta.com pagi tadi (8/3). “Jadi sepanjang kepemimpinan Acep Maman, pilkada lalu gagal, perolehan kursi juga patut dipertanyakan,” jelas Indra.

Menurutnya, persoalan yang serius lainnya adalah soal tata kelola keuangan partai. “Jadi pengelolaannya tidak transparan, sehingga banyak pihak yang kecewa,” jelasnya.

Indar menjelaskan bahwa sekarang sudah 13 PAC mendukung gerakan ini. “Kita ingin di PDIP Purwakarta ada perubahan. Banyak kader yang lebih baik,” jelas Indra.

Menurut Indra, sudah terjadi pertemuan antara ketua PAC dan Caleg dari PDIP se Purwakarta. “Intinya kita bulat untuk segera menggelar Muscab Luar Biasa,” jelas Indra.

Menurutnya, mestinya Acep Maman habis masa jabatannya pada 2020. “Tapi melihat perkembangan kader yang ingin ada perubahan segera, kita akan menggelar Muscablub secepat mungkin,” jelas Indra.

Ketika ditanya apakah DPD PDI Perjuangan Jawa Barat mendukung langkah ini, Indra meyatakan perubahan untuk perbaikan partai selalu dari bawah. “Saya yakin Jawa Barat akan mendukung langkah ini. Ini demi perbaikan partai,” jelas Indra.

Acep Maman, Ketua DPC PDI Perjuangan ketika dikonfirmasi soal ini enggan menjelaskan. Pertanyaan yang dikirim melalui whatsapp hanya dibaca dan tidak direspon sama sekali.

Dua Caleg PDIP Fajar Maritim ketika ditanya soal ini hanya menjawab,”Saya tidak tahu.” Sementara Bubun Perkasa, ketika ditanya hal yang sama hanya menyatakan,”Belum berani berkomentar dulu.” (nur/KDR).

ARTIKEL SERUPA  SEBANYAK 70 MANTAN TIMSES BUPATI AKAN DEMO TUNTUT BUPATI ANNE MUNDUR
Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *