KriminalPolitikStraight News

KEJARI PURWAKARTA NGACIR, TIAP KALI DIDATANGI KPP

HANYA AKAN BERTANYA SOAL KEJELASAN STATUS HUKUM PIMPINAN DAN ANGGOTA DPRD

PURWAKARTA (newspurwakarta.com) – Kejari Purwakarta selalu menghindar, tiap kali Komunitas Peduli Purwakarta (KPP) mendatangi kantornya. Menurut Ketua KPP, sikap seperti itu janggal dan aneh.

Munawar Cholil, Ketua KPP menyatakan hal itu kepada newspurwakarta.com semalam (31/3) di Posko Pemenangannya sebagai Caleg DPRD Purwakarta dari PPP. “Kita hanya ingin bertanya soal kejelasan dugaan korupsi pimpinan dan anggota dewan. Mau bertanya saja susah bener,” jelas Munawar.

MUNAWAR CHOLIL CALEG PPP DARI DAPIL II

Menurutnya, Majelis Hakim sudah memerintahkan JPU untuk mengkaji lebih mendalam terhadap 13 item dalam kasus ini. “Kita ini pengin tahu, 13 item itu apa saja,” jelasnya.

Menurut Munawar, pihaknya sudah secara resmi berkirim surat kepada Kepala Kejari Syahpuan untuk beraudiensi. “Tapi surat itu tidak kunjung dibalas,” katanya.

Alasan pihak Kejari, menurut Munawar, macem-macem. “Kadang alasannya sibuk. Kadang ada agenda lain dan sebagainya. Ini aneh,” katanya.

Sebelumnya, dalam fakta-fakta persidangan terungkap bahwa dari unsur pimpinan dewan, baik Ketua maupun Wakil, terbukti ikut bersalah. Kasus ini soal perjalanan dinas fiktif dan bintek fiktif. Ketua Dewan terbukti menandatangani bintek fiktif. Sementara dari unsur wakil juga ada yang ikut tanda tangan.

Persoalan lain yang memberatkan unsur pimpinan adalah aspek dugaan ikut menerima uang sehingga ikut merugikan negara.

Sementara dari unsur anggota kondisinya masih belum bisa dipastikan. Munawar pernah menyatakan khusus anggota apakah mereka nanti akan jadi terdangka atau tidak,”Sangat tergantung lobi mereka ke kejaksaan.”

Kasus ini telah merugikan negara sebesar Rp 2,4 miliar. Sementara dua orang telah ditetapkan sebagai terdakwa. (nur/PU).

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close