Head LineTajuk

KAPOLRES BARU DAN BERBAGAI DUGAAN KORUPSI DANA DESA DI PURWAKARTA

TULISAN Tajuk ini adalah ucapan selamat datang kepada Kapolres Purwakarta yang baru AKBP Matrius, S.I.K, M.H. Ia seorang muslim yang taat dan di mana dia dimutasi, yang menjadi prioritas utamanya dan selalu dikerjakan pertama kali adalah agar jajarannya dekat dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Saat pertama apel pagi di Mapolres Purwakarta, Matrius meminat agar jajaran Satlantas jangan menangkap warga di pagi hari. “Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk melayani masyarakat. Saya membolehkan tangkap tangan bagi pengendara kalau ia melangar secara kasat mata, ” tegas Kapolres kepada seluruh jajaran elitnya. Pesan pertama yang meneduhkan hati bagi warga Purwakarta.

KAPOLRES PURWAKARTA HKBP MATRIUS M.H

Begitupun saat baru menjabat sebagai Kapolresta Banjar. Matrius menegaskan hal yang sama. Sambil berkeliling ke Polsek-Polsek, Kapolres sangat menekankan pentingnya melayani masyarakat dan terbuka kepada masyarakat. Tentu ini terkait dengan layanan masyarakat. “Kalau masyarakat nyaman saat kita layani, maka ketentraman dan ketertiban lebih terjaga,” tandas Matrius saat itu.

Kedatangan Kapolres baru, mudah-mudahan memberi harapan baru kepada publik Purwakarta yang lama mendambakan penanganan berbagai tindak pidana korupsi lebih diprioritaskan. Pekerjaan rumah buat Kapolres ini tentu tidak ringan.

Di tahun politik ini, dana yang menggelontor ke desa-desa begitu deras. Ini memicu risiko kebocoran yang luar biasa besar. Selama ini dugaan skandal Dana Desa (DD) yang sudah terjadi di banyak pembangunan desa, nyaris belum disentuh hukum dengan serius.

Hak masyarakat desa untuk mendapat kucuran dana yang besar, terabaikan karena nyaris dana desa, diduga selalu identik dengan bagi-bagi jatah. Fee diduga mengalir ke mana-mana. Akibatnya, berbagai pembangunan desa, baik jalan maupun jaringan air selalu menyisakan masalah. Nyaris tidak ada yang beres.

Dugaan korupsi dana desa sudah begitu masif, tanpa kecuali. Dugaan berbagai potongan di depan, atas nama “pengamanan” sudah menjadi rahasia umum. Di sana ada Asosiasi Perangkat Desa se Indonesia (Apdesi) yang perannya perlu dipertanyakan dengan sungguh-sungguh.

Sudah menjadi kewajiban dan tugas sebagai abdi negara, pengucuran Dana Desa dalam berbagai bentuknya mesti diamankan. Timtas Tipikor Polres Purwakarta mesti terjun langsung ke Dinas, melihat proses tender dan ke desa-desa agar pemanfaatan Dana Desa lebih tepat sasaran dan tidak dikorup, laiknya menjadi bancakan banyak pihak.

Kita mendapatkan gairah baru akan gaya kepemimpinan Kapolres baru ini. Keinginannya untuk dekat dengan masyarakat, mudah-mudahan bisa meluas sampai punya komitmen yang kuat untuk menyelamatkan aliran Dana Desa agar bersih dari KKN.

Purwakarta yang selama ini dikenal sebagai Purwakarta istimewa, mudah-mudahan, di bawah Kapolres AKBP Matrius, M.H, Purwakarta bisa benar-benar menjadi istimewa. Ngukurnya sederhana saja, Purwakarta benar-benar bersih dari tindak pidana korupsi.

Spirit untuk dekat dengan masyarakat dan pribadi yang taat beribadah, mudah-mudahan bisa menjadi energi bagi Kapolres untuk menyambut harapan publik, yang ingin Purwakarta bersih dan berubah. Bersih dari korupsi dan berubah ke kehidupan yang lebih baik.

Selamat berdjoang pak Kapolres. Komunitas Peduli Purwakarta (KPP) dan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) kami yakin, dua lembaga antikorupsi itu akan berbaris di belakang bapak. Wallahu a’lam.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close