Head LineKriminalPemda

KABID GTK TERNYATA BOHONG SOAL ALASAN LEGAL POTONGAN TUNJANGAN SERTIFIKASI GURU PER ORANG Rp 500 RIBU

KMP AKAN LAPORKAN KE SIBER PUNGLI POLDA JABAR, SEJUMLAH GURU TEGASKAN SIAP MENJADI SAKSI

PURWAKARTA (eNPe.com) – Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menyatakan potongan tunjangan sertifikasi guru sebesar Rp 500 ribu per orang adalah legal, berdasarkan Permendikbud No 19 Tahun 2019. Tapi menurut Wakil Ketua Komunitas Peduli Purwakarta (KPP), dalam Permendagri itu tidak ada satu pasalpun yang mengatur soal pemotongan tunjangan sertifikasi guru itu.

“Setelah saya baca Permendagri berulang-ulang, ternyata 43 halaman Permendikbud beserta tiga lampirannya tidak ada satupun pasal yang mengatur soal potongan tunjangan guru. Jadi ini Kabid bohong ke publik. Kita akan persoalkan masalah ini,” jelas Wakil Ketua KPP Tarman Sonjaya kepada eNPe.com semalam (10/3).

“Penjelasan Kabid GTK soal legal formal pungutan itu bohong. Setelah saya baca di Permendikbud No 19 Tahun 2019 tidak ada satupun pasal yang mengatur soal pungutan tunjangan guru.” (Tarman Sonjaya, Wakil Ketua KPP).

Kepada media ini, Kabid GTK Dodi Winandi menyatakan bahwa pemotongan tunjangan sertifikasi guru sebesar Rp 500 ribu per orang adalah legal. “Pijakan legalitasnya Permendikbud terbaru No 19 Tahun 2019,” jelasnya.

Sementara itu, Tarman menambahkan, Permendikbud No 19 ini mengatur tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus dan Tambahan Penghasilan Guru Pegawai Sipil Daerah. “Ada tiga lampiran dalam Permendikbud ini dan saya tidak menemukan aturan soal pemotongan tunjangan ini,” jelas Tarman.

Bahkan dalam BAB III Pasal 18, menurut Tarman, Pemendikbud itu secara tegas melarang menunda dan mengalihkan alokasi tunjangan ini untuk kepentingan lain. “Ini bukti bahwa pemotongan tunjangan ini ilegal dan masuk dalam kategori pungutan liar (Pungli).

Kabid GTK Dodi ketika dikonfirmasi ulang melalui saluran whatsapp bahwa dalam Permendikbud No 19 Tahun 2019 itu tidak ada pasal yang mengatur soal potongan tunjangan, hanya diam saja. Pertanyaan yang media ini kirim hanya dibaca saja oleh yang bersangkutan.

BANYAK GURU SIAP JADI SAKSI DI SABER PUNGLI

Sementara itu reson guru-guru terhadap pengungkapan soal ini pun membuncah. Pebincangan di media sosial menjadi riuh. “Alhamdulillah sudah ada yang peduli terhadap nasib orang kecil,” tandas satu guru di satu group whatsapp.

Sementara itu, satu aktivis guru yang mengaku kesal dengan sikap Disdik menyatakan siap bersaksi di Saber Pungli Polda Jabar. “Kami sedang kumpulkan para guru yang siap menjadi saksi,” jelasnya.

“Sikap KMP jelas, akan mengawal dugaan pungli ini sampai tuntas. Kami buka posko pengaduan guru, dan kami jamin kerahasiaan mereka.” (Ketua KMP Zaenal Abidin).

Ketua Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) Zaenal Abidin menegaskan siap mengawal kasus ini ke Siber Pungli Polda Jabar. “Saya jamin guru yang mau bersaksi indentitasnya akan terjamin aman,” jelas Zaenal.

KMP, menurut Zaenal, memutuskan untuk membuka posko pengadual soal pungli ini. “Guru yang siap bersaksi silahkan kontak nomer KMP segera di nomor 081990584548. Kasus ini akan KMP kawal sampai tuntas,” jelas ZA sapaan akrab Zaenal. (bay/PU).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close