BisnisHead LinePemda

JEMBATAN CIHAMBULU AKAN SELESAI PALING LAMBAT DALAM DUA BULAN

INSPEKTORAT AKAN MENGEVALUASI PROYEK ITU

CAMPAKA (eNPe.com) – Jembatan Cihambulu, menurut satu pejabat di Pemkab Purwakarta, jika kondisinya normal akan selesai dalam waktu dua bulan. Dinas PU, Bina Marga dan Pengairan menyerahkan soal jembatan ini kepada inspektorat Pemkab Purwakarta.

Kabid Bina Marga, Dinas PU, Bina Marga dan Pengairan Edi Sukandar menjelaskan itu kepada eNPe.com kemarin (10/3) di ruang kerjanya. “Secara prinsip kita sudah melihat ke lokasi. Setelah kita kaji secara internal, maka kalau pihak Asep Betel normal melakukan perbaikan akan selesai dalam dua bulan,” ujar Edi.

“Secara moral kami masih ikut memikirkan bagaimana jembatan Cihambulu segera selesai. Ini bentuk pertanggungjawaban moral kami. Jadi kami tidak tinggal diam.” (Mantan Kadis PU, Bina Marga dan Pengairan Budi Supriyadi).

Menurutnya, Pemkab tidak akan mengeluarkan anggaran dari APBD untuk menyelesaikan soal jembatan ini. “Ini murni masih tanggung jawab kontraktor PT Dampu Awang milik Asep Betel,” jelasnya.

Dinas PU, Bina Marga dan Pengairan menurut Edi juga telah menyerahkan persoalan ini ke inspektorat. “Ini agar jelas kebijakan mana yang akan diambil degan tepat,” jelasnya.

DIPASANG LEMPENGAN PENAHAN

Edi menambahkan, hasil survey terakhir oleh Kepala Dinas Ryan Oktavia menunjukkan bahwa konstruksi utama sebagai penyangga jembatan sudah selesai. “Kondisinya sangat kokoh,” jelas Edi.

Menurutnya, untuk mengantisipasi terjadinya longsoran ulang antara konstruksi penahan jembatan dengan jalan, pada kedalaman empat meter dipasang lempengan penahan. “Ini seperti dak lantai dua kalau orang membangun rumah. Jadi beban tekanan tanah tidak menekan secara langsung ke tanah yang lembek itu. Cara ini untuk menghilangkan risiko amblas lagi,” jelasnya.

Di bawah lempengan penahan itu, menurut Edi, dipasang konstruksi baja yang ditanam sedalam 16 meter. “Jadi tekanan urugan tanah akan mengalir ke konstruksi baja penahan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Mantan Kadis PU, Bina Marga dan Pengairan Budi Supriyadi, kemarin menyatakan pihaknya sudah bertemu dengan Asep Betel untuk mencari jalan keluar soal ini. “Dan alhamdulillah pak Asep masih punya komitmen untuk menyelesaikan soal ini,” jelas Budi.

Menurutnya,”Sebagai mantan Kadis, kami masih ikut bertanggung jawab bagaimana soal jembatan ini segera selesai. Jadi kami tidak tinggal diam meski posisi kami sudah tidak di Bina Marga lagi.”

Sebelumnya ramai menjadi perbincangan publik kalau konstruksi baru jembatan Cihambulu amblas lagi. Tapi ketika reporter media ini melihat ke lokasi, konstruksi utama pengganti jembatan itu baik-baik saja. Di sana tampak tiga pekerja sedang mengerjakan kupasan tanah dengan cara dicangkul.

Di sisi kiri jembatan alat berat beko merek Cobelco teronggok tidak bekerja. Terkait dengan alat berat itu, Budi menyatakan alat itu sedang rusak. “Kalau dipaksakan bekerja khawatir kerusakan akan makin parah,” jelasnya. (ril/PU).

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close