Head LineKriminalPolitik

JAMPIDSUS KEJAGUNG SEGERA TERBITKAN SPRINDIK SKANDAL SPPD FIKTIF DPRD PURWAKARTA

EDDY MONANG AKAN JADI SAKSI DI KEJAGUNG

JAKARTA (eNPe.com) – Jampidsus Kejagung akan segera menerbitkan sprindik skandal SPPD dan Bimtek fiktif yang diduga melibatkan semua unsur pimpinan dan anggota DPRD Purwakarta periode 2014-2019. Menurut Ketua Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) respon Kejagung luar biasa dan proses berjalan dengan begitu cepat.

Zaenal Abidin, Ketua KMP menegaskan hal ini kepada eNPe.com semalam (18/9) usai datang ke Kejagung untuk ketiga kalinya. “Kami dari KMP sangat bersyukur respon Kejagung luar biasa. Intinya kita ingin keadilan tegak dan berlaku bagi siapapun,” jelas Zaenal.

ZAENAL ABIDIN DI KEJAGUNG

Ia menambahkan, disposisi dari Jamintel ke Jampidsus terjadi pada 26 Agustus 2019. Dalam disposisi itu diperintahkan agar kasus SPPD dan Bimtek fiktif segera diterbitkan sprindik baru. “Ini yang membuat kami sangat optimistis kasus ini bakal menjadi perbincangan publik secara nasional,” jelasnya.

ZA, sapaan akrab Zaenal menyebutkan kedatangan dia ke Kejagung untuk ketiga kalinya untuk melengkapi berkas perkara yang dibutuhkan oleh penyidik Kejagung. “Minggu lalu kami serahkan BAP dan berkas tuntutan. Hari ini (kemarin-red), saya serahkan Berkas Dakwaan. Dalam berkas dakwaan ini jelas tertulis dan disebut nama semua anggota dewan satu per satu secara detail,” jelas ZA.

Sebelumnya, pada 14 Agustus 2019 tim KMP datang ke Kejagung untuk mengadukan Kepala Kejari Purwakarta Syahpuan kepada Jamwas. Pada saat yang sama, KMP juga melaporkan ke Kejagung agar skandal SPPD dan Bimtek fiktif disidik lagi.

Pada 4 September 2019, KMP kembali mendatangi ke Kejagung. Saat itu KMP menyerahkan berkas BAP dan berkas tuntutan ke Kejagung.

“Hari ini kami datang untuk menyerahkan berkas dakwaan,” jelas Zaenal.

EDDY MONANG AKAN JADI SAKSI

Sementara itu, menurut Zaenal, Jampidsus Kejagung juga akan memeriksa Eddy Monang mantan Kepala Pidsus Kejari Purwakarta  sebagai saksi. Monang adalah Kapidsus yang pertama membongkar kasus ini.

“Kalau saya baca berkas pemeriksaan yang dilakukan Monang, dia itu cerdas. Dia meninggalkan tapak-tapak jejak, sehingga siapapun yang menelisik kasus ini seperti diberi petunjuk yang jelas laiknya jalan tol. Dia cerdas sekali,” jelas ZA.

Untuk itu, KPM menurut Zaenal akan melaporkan Eddy Monang ke Kejagung, agar Jampidsus punya alasan memanggil Monang sebagai saksi. “Saya kira Syahpuan juga akan diperiksa sebagai saksi,” jelas Zaenal.

Pihaknya menyesalkan mulai munculnya lobi-lobi dewan. “Unsur pimpinan dewan ngajak “damai” tapi kami tolak. Ada tiga partai yang merapat ke KMP agar tidak ketinggalan kereta. Intinya mereka lucu-lucu,” jelas Zaenal, yang datang ke Kejagung hanya dengan Tigor Nainggolan. (ril/KDR).

 

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *