Thursday, September 24, 2020
Beranda Bisnis INTERNET BANKING NASABAH BRI DIBOBOL, UANG Rp 34,6 JUTA AMBLAS, BRI DIDUGA...

INTERNET BANKING NASABAH BRI DIBOBOL, UANG Rp 34,6 JUTA AMBLAS, BRI DIDUGA MEMBIARKAN KASUS ITU TERJADI

MESKI SUDAH DIBLOKIR, TAPI TRANSAKSI DI REKENING TERUS TERJADI

PURWAKARTA (eNPe.com) – Internet Banking nasabah BRI Unit Pesawahan – Purwakarta dibobol oleh satu komplotan penjahat perbankan. Yang aneh, menurut nasabah itu, BRI terkesan membiarkan kasus ini terjadi.

Husni Tamrin, nasabah BRI itu menceritakan kasusnya kepada eNPe.com kemarin (11/6/20). “Waktu terjadi pembobolan pertama, saya sudah menghadap BRI untuk meminta agar rekening saya diblokir. Tapi kata orang BRI tidak usah. Yang terjadi kemudian besoknya duit saya dibobol lagi Rp 1,5 juta,” jelas Husni.

Bahkan, menurutnya, setelah rekening BRI saya diblokir, sampai sekarang masih saja terjadi transaksi keluar masuk di rekening saya. “Jadi Internet Banking saya dikendalikan oleh mereka. Duit masuk keluar nyaris sampai Rp 80 juta entah apa maksudnya,” jelas Husni.

KRONOLIGI KEJADIAN

Husni menuturkan kasus ini terjadi ketika pada 3 Juni 2020 pihaknya menerima SMS dari BRI Pusat bahwa ada hadiah pulsa Rp 500 ribu dan akan masuk secara bertahap per Rp 100 ribu.

“Saya memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke Mapolres Purwakarta. Saya gugat BRI baik secara perdata maupun pidana,” jelas Husni.

“Saat itu saya tiba-tiba ada yang menghubungi yang mengaku dari BRI Pusat dan menyatakan itu. Bahkan orang itu meminta saya mengecek pulsa yang sudah bertambah Rp 100 ribu,” jelas Husni.

Saya pun mengecek, dan benar ada tambahan pulsa Rp 100 ribu masuk ke HP saya. “Kemudian orang itu menghubungi lagi. Dan untuk mengiriman pulsa berikutnya, saya disuruh mengirim kode OTP. Kode ini adalah kode untuk membuka password atau email kalau saya lupa passwordnya,” jelas Husni.

Saya pun, menurut Husni, mengirim kode itu. “Saya sempat curiga jangan-jangan ini penipuan. Dan benar saja, beberapa menit kemudian ada penarikan uang saya sampai Rp 33,1 juta. Dikuras habis. Disisain Rp 50 ribu,” jelas Husni.

Paginya saya lapor ke BRI Unit Pasawahan. “Waktu itu saya minta agar diblokir dulu. Tapi petugas bilang tidak perlu,” jelas Husni.

Pada pagi harinya, saat saya lagi meeting ada uang masuk ke rekening BRI saya Rp 1,5 juta. “Yah langsung ditarik lagi sama penipu itu. Saya kesal bener dan saya datang ke BRI kok bisa dibobol lagi,” jelas Husni.

LAPOR KE POLISI UNTUK GUGAT BRI

Husni akhirnya memutuskan untuk menggugat BRI secara pidana dan perdata. “Saya ingin uang saya kembali,” jelas Husni.

Saat melapor ke polisi, menurut Husni, pihaknya yang disalah-salahin oleh petugas di Polres. “Saya jadi bingung saya yang dibobol duitnya, sudah minta diblokir tapi katanya gak usah kok malah di salah-salahin,” jelas Husni.

Yang aneh, menurut Husni, kini rekening sudah diblokir. “Tapi ya itu, transaksi di rekening saya masih terus terjadi. Dikendalikan komplotan itu. Ini aneh. Dalam sehari masuk Rp 80 juta. Pernah saldo dibuat minus Rp 6 juta. Ini aneh,” jelasnya. (bay/PU).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

JEMBATAN DARURAT BODEMAN AKAN DIBANGUN DARI APBD PERUBAHAN TAHUN ANGGARAN 2020

SUDAH DIAJUKAN ANGGARAN PERUBAHAN SEBESAR Rp 5 MILIAR PURWAKARTA (eNPe.com) - Jembatan Bodeman yang runtuh, menurut satu...

POLDA DAN KEJATI JABAR PERIKSA EMPAT PEJABAT DISTARKIM PURWAKARTA TERKAIT DUGAAN KORUPSI DI 11 PROYEK TERMASUK TAJUG GEDE CILODONG

KETUA KMP : "KAMI AKAN KAWAL SAMPAI TUNTAS." PURWAKARTA (eNPe.com) - Polda dan Kejati Jawa Barat...

TEST SWAB DI RS BAYU ASIH KINI BISA DALAM DUA JAM DIKETAHUI HASILNYA POSITIF CORONA ATAU TIDAK

SETELAH MENDAPAT BANTUAN MESIN PCR DARI GUGUS TUGAS PUSAT PURWAKARTA (eNPe.com) - Test swab -untuk tahu pasien...

SETELAH SEMPAT HABIS, PASIEN DENGAN STATUS PDP MUNCUL LAGI

TINGGAL DUA KECAMATAN YANG MASIH ZONA MERAH PURWAKARTA (eNTe.com) - Setelah sempat sembuh 100%, kini pasien dengan...