Thursday, September 24, 2020
Beranda Bisnis "IBU BUPATI, DAPUR UMUM DIBUBARKAN SAJA DONG BU, ALIHKAN ORDERNYA KE UMKM...

“IBU BUPATI, DAPUR UMUM DIBUBARKAN SAJA DONG BU, ALIHKAN ORDERNYA KE UMKM KULINER YANG LAGI PADA MAMPUS, BIAR MEREKA ADA PENDAPATAN BU ….”

DAPUR umum memang keren. Melibatkan hampir 50 orang relawan. Tiap hari memasak 1.000 nasi box, yang dibagi 700 ke kelurahan atau desa secara bergilir, 200 dibagi di jalan dan 50 untuk petugas yang masak. Ini kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Tentu setiap hari ada logistik masuk. Beras, sayur, gas, minyak, bumbu-bumbu, gula. Belum tenda, alat-alat dapur untuk memasak, meja dan sebagainya. Yang semua, paut diduga di pasok orang per orang. Atau siapalah itu, publik juga selama ini tidak pernah tahu.

Yang pasti, pada program dapur umum itu tujuannya mulia, tapi bisa dipastikan ada rente yang bermain untuk kepentingan bisnis pribadi. Tidak percaya? Silahkan Tim Gugus Tugas buka ke publik … kalau punya nyali tentunya.

“Di tengah gelombang wabah, disinyalir selalu ada sekerumunan kecil orang atau bisa jadi bandit. Yang duduk manis sambil mengeruk rente sebesar-besarnya, tanpa peduli bahwa sebegitu banyaknya rakyat Purwakarta lagi sekarat akibat tekanan ekonomi dan terjangan wabah Corona …”

Pada saat yang sama, wabah ini tidak hanya membuat omzet pengusaha UMKM kuliner babak belur. Tapi juga ancur-ancuran. Mereka tutup, seketika. Apalagi setelah berlaku PSBB.

Mereka yang masih bertahan, omzet merosot sampai 80%. Jumlah UMKM di Purwakarta sebanyak 10.000 jenis usaha, mayoritas kuliner. Dari jumlah itu, 60 persen bangkrut, sisanya 4.000 UMKM sedang bertahan sekuat tenaga, hidup dan mati mereka lagi berjuang sendiri. Benar-benar sendiri.

Apakah mereka ditolong dengan program Bansos Pemkab? Tentu mendapat kalau terdaftar di RT atau RW. Atau kalau RT dan RW punya nurani sehingga yang didaftar tidak cuma kroni dan keluarganya saja.

Tapi perlu diingat, kalaulah mereka mendapat Bansos Rp 600 ribu, angka itu nyaris tidak bernilai. Angka Rp 600 ribu untuk hidup satu bulan, sementara mereka biasa dapat omzet per hari Rp 500 ribu. Tapi lumayanlah ketimbang tidak bisa makan.

Tapi sudahlah, lieur mikirin Gugus Tugas yang kerjanya tidak kunjung becus. Padahal di situ berkerumum orang-orang pinter.

Gagasan media ini agar Bupati sesegera mungkin membubarkan dapur umum tentu dengan alasan lebih rasional dan fungsional.

Pertama, ketimbang memberi makan petugas sehari 50 nasi bungkus dan memperkaya orang per orang sebagai pemasok logistik, maka lebih baik alihkan order itu ke UMKM kuliner yang lagi pada sekarat.

Dengan begitu mereka ada order, ada pendapatan sambil bertahan di tengah terjangan krisis ini.

Kedua, misalnya satu nasi box di hargai Rp 20 ribu, katakanlah per UMKM kuliner diberi order per hari 25 box, itu artinya per hari ada 500 ribu omzet di mereka. Dan itu melibatkan 40 UMKM yang oleh Gugus Tugas bisa digilir. Data tinggal minta ke pak Nizar. Sebagai Kabag UMKM dia tahu UMKM mana yang perlu dikasih order.

Mereka bisa jadi hidup kembali, anak isteri bisa bernafas. Dan ini yang penting, mengurangi beban Bansos.

Ketiga, pemain kuliner pasti ahli masak. Sehingga rasa yang disajikan bisa enak. Kami jamin rasa masakan mereka lebih enak ketimbang produk dari dapur umum.

Kalau Bupati mengubah pola ini, artinya ada proses redistribusi aset produktif, yang bermanfaat secara ekonomi. Dari semula dapur umum ke pelaku usaha kuliner UMKM. Dari kue ekonomi yang semula disinyalir hanya dinikmati segelintir orang menjadi dinikmati sebanyak-banyaknya pelaku usaha kuliner UMKM.

Cuma ya itu, kita ragu apakah gagasan ini mereka mampu memahaminya? Karena publik juga tahu, wabah Corona yang gegap gempita meneror semua rakyat Purwakarta ini. Di balik itu semua, ada sekerumunan kecil orang atau bisa jadi bandit, yang duduk manis, sambil menikmati untung besar di atas penderitaan rakyat kebanyakan. Fuihhh … (PU).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

JEMBATAN DARURAT BODEMAN AKAN DIBANGUN DARI APBD PERUBAHAN TAHUN ANGGARAN 2020

SUDAH DIAJUKAN ANGGARAN PERUBAHAN SEBESAR Rp 5 MILIAR PURWAKARTA (eNPe.com) - Jembatan Bodeman yang runtuh, menurut satu...

POLDA DAN KEJATI JABAR PERIKSA EMPAT PEJABAT DISTARKIM PURWAKARTA TERKAIT DUGAAN KORUPSI DI 11 PROYEK TERMASUK TAJUG GEDE CILODONG

KETUA KMP : "KAMI AKAN KAWAL SAMPAI TUNTAS." PURWAKARTA (eNPe.com) - Polda dan Kejati Jawa Barat...

TEST SWAB DI RS BAYU ASIH KINI BISA DALAM DUA JAM DIKETAHUI HASILNYA POSITIF CORONA ATAU TIDAK

SETELAH MENDAPAT BANTUAN MESIN PCR DARI GUGUS TUGAS PUSAT PURWAKARTA (eNPe.com) - Test swab -untuk tahu pasien...

SETELAH SEMPAT HABIS, PASIEN DENGAN STATUS PDP MUNCUL LAGI

TINGGAL DUA KECAMATAN YANG MASIH ZONA MERAH PURWAKARTA (eNTe.com) - Setelah sempat sembuh 100%, kini pasien dengan...