Head LineLingkunganPemda

DIRUT RS BAYU ASIH : TINGKAT KEMATIAN AKIBAT CORONA RENDAH HANYA 2%-4%, MASYARAKAT JANGAN PANIK

RS BAYU ASIH SIAP TANGANI PASIEN CORONA

PURWAKARTA (eNPe.com) – Direktur Utama Badan Layanan Umum (BLU) RS Bayu Asih menegaskan, masyarakat tidak usah panik dengan masuknya wabah Corona ke Indonesia. “Tingkat kematian akibat virus ini rendah antara 2% sampai 4%. Kuncinya kondisi tubuh mesti bugar sehingga tidak mudah tertular.”

Agung Darwis Nataatmadja, Direktur Utama RS Bayu Asih menjelaskan hal itu kepada eNPe.com pagi ini (3/3). “Untuk mengantisipasi mewabahnya virus ini, sederhana saja. Biasakan pola hidup sehat. Banyak makan sayur, vitamin C dosis tinggi, olah raga, cukup minum dan pola hidup bersih. Intinya buat kondisi tubuh sehat dan bugar,” jelas Agung.

“Virus Corona tidak berbahaya, karena tingkat kematiannya rendah. RS Bayu Asih siap tangani kasus ini.” (Agung Darwis Nataatmadja, Dirut RS Bayu Asih).

Ia menghimbau kepada masyarakat agar terbiasa pola hidup bersih. “Kalau habis bepergian segera cuci tangan. Pakai masker juga dianjurkan, terutama di tempat-tempat yang berpotensi penyebaran virus ini, seperti Bandara, terminal, Supermarket, Pasar dan rumah sakit. Hindari mendekati kerumunan orang yang tidak perlu. Dan jangan ke luar negeri terutama ke negara-negara yang sudah terkena wabah virus ini,” jelas Agung.

Jika ada warga yang demam tinggi dan gejala sesak nafas, menurut Agung, segera periksakan diri ke dokter terdekat. “Begitu ada gejala, segera periksa jangan menunda waktu,” jelasnya.

BAYU ASIH SIAP TANGANI

Menurut Agung, RS Bayu Asih sudah siap untuk mengantisipasi kalau ada warga Purwakarta yang terkena virus Corona. “Kami sudah siapkan ruang khusus untuk isolasi. Kami pegang standard yang baku bagaimana menangani kasus ini. Jadi jangan khawatir,’ ujarnya.

Virus ini, menurut Agung memang bisa menyebar dengan cepat. Tapi kuncinya, menurutnya,”Warga jangan panik. Wabah ini bisa jadi masalah kalau terjadi kepanikan kolektif. Maka dari itu, kita mesti bahu-membahu menyosialisasikan soal virus ini kepada masyarakat luas.”

Kalau pemahaman tentang virus ini benar, menurut Agung,”Mestinya masyarakat bisa tenang. Karena secara prinsip memang tidak berbahaya. Masyarakat perlu waspada saja. Tapi mesti hidup biasa saja. Normal. Tentu jangan lupa tetap banyak berdoa.” (ril/PU)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close