BisnisHead LinePemda

DINAS PETERNAKAN SUKSES KEMBANGKAN PROGRAM TRANSFER EMBRIO PADA SAPI UNGGULAN

TAHUN INI DITARGETKAN TRANSFER EMBRIO PADA 10 SAPI INDUKAN

PURWAKARTA (eNPe.com) – Dinas Perikanan dan Peternakan Pemkab Purwakarta sukses mengembangkan program transfer embrio (TE) pada jenis indukan sapi. Menurut Kepala Dinasnya, untuk 2020 program TE akan dikembangkan pada 10 indukan sapi.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Pemkab Purwakarta Budi Supriyadi menjelaskan soal ini kepada eNPe.com melalui saluran whatsapp hari ini (20/3/20). “Program ini sudah berjalan sejak 2016, tingkat keberhasilannya antara 30-40%. Karena tingkat kesulitannya tinggi,” jelas Budi.

“Program Transfer Embrio dikembangkan agar di masa depan ada perbaikan kualitas sapi. Kita memberikan program ini bagi masyarakat yang punya indukan jenis PO yang memnuhi syarat.” (Kadis Perikanan dan Peternakan Budi Supriyadi).

Menurutnya, pada 2019, dari tujuh indukan yang masuk program TE ini, hanya dua yang suskes. “Sayang yang satu keguguran, dan yang satu suskes sampai proses melahirkan,” jelasnya.

Budi menambahkan, program TE yang sukses dikembangkan dengan peternak di Desa Karoya Kecamatan Tegalwaru. “Bibit yang kami transfer itu unggulan jenis Limosin asli Australia. Jadi indukan kelas unggul. Makanya begitu lahir, pedet yang di Desa Karoya langsung ada yang menawar Rp 50 juta,” jelasnya.

Menurut Budi, ada dua persoalan mendasar yang merupakan kendala dalam program ini. “Pertama, mencari indukan jenis Peranakan Ongole (PO) yang lagi birahi dan berpostur besar. Kedua, SOP pada tiga bulan pertama, benar-benar memerlukan disiplin dan fokus tinggi,” jelas Budi.

Rata-rata yang gagal, menurutnya, karena tidak disiplin pada tiga bulan pertama. “Ini prosesnya kan seperti bayi tabung. Kita menaruh embrio ke rahim indukan. Proses tiga bulan pertama sangat rawan, si janin mesti sukses menempel dan berkembang di rahim sang betina. Makanya mesti hati-hati, tidak boleh banyak bergerak,” jelas Budi.

ARTIKEL SERUPA  SEBANYAK 101 KONTAINER KERAMIK PLERED DI EKSPOR KE AMERIKA DAN ASIA

MENDAPAT INDUKAN UNGGULAN

Sementara itu Dang Amal Mustaba, pelaksana transfer embrio (Inseminator) di Bidang Peternakan Dinas Perikanan dan Peternakan Pemkab Purwakarta menyatakan program ini punya nilai strategis.

“Ada tiga tujuan program TE ini. Pertama, perbaikan mutu genetik ternak agar lebih berkualitas. Kedua, memasyarakatkan program pemerintah pusat melalui Balai Embrio Ternak Cipelang Bogor. Ketiga untuk mensejahterakan peternak,” jelasnya.

Dang Amal menambahkan, pada 2016 dari 10 indukan yang diTE, berhasil lahir satu ekor, satu ekor lagi keguguran. “Sementara pada 2019 yang suskes satu indukan, satu keguguran pada umur delapan bulan. Padahal pedetnya saat itu kembar,” jelasnya.

Ia menyatakan pada 2020 mendapat program 10 paket indukan. ‘Balai besar berharap untuk 2020 tingkat keberhasilannya mesti meningkat,” jelasnya. (ril/PU)

Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *