KampusKriminalPemdaStraight News

DINAS PENDIDIKAN LEPAS TANGAN

TERKAIT DUGAAN PUNGLI DI SMP

PURWAKARTA, (newspurwakarta.com) – Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta seakan-akan “lepas tangan” terkait dugaan pungutan liar yang terjadi di beberapa SMP.

Seperti diberitakan newspurwakarta.com, dugaan pungli terjadi di SMPN 3 dan SMPN 8 yang mengatasnamakan komite sekolah. Ketika dikonfimasi apa tindakan Dinas Pendidikan terkait dugaan pungli tersebut, Kadisdik Purwanto mengaku itu bukan tanggungjawab pihaknya.

KADISDINDIK PURWAKARTA, PURWANTO

 

“Komite sekolah bukan anak buah saya. Silahkan tanyakakan ke Komite Sekolah, karena itu tanggungjawab mereka,” katanya.

Purwanto menjelaskan, iuran komite sekolah SMPN 3 sebesar Rp 175 ribu/siswa belum tentu pungutan liar. “Kita lihat dulu, apakah iuran tersebut sudah disepakati orang tua siswa dalam rapat komite sekolah dan orang tua siswa. Jika disepakati semua, tidak masalah. Namun jika ada yang keberatan silahkan meminta dibayar sesuai kemampuannya kepada komite sekolah,” katanya.

Menanggapi peran Dinas Pendidikan menyesaikan permasalahan di sekolah, Ketua Kantor Hukun Agus & Partner Law Firm mengatakan, dalam undang-undang dijelaskan pemerintah bertugas mencerdaskan masyarakat.

“Dinas Pendidikan dan sekolah sangat berkaitan untuk mencerdaskan masyarakat. Jadi kepala dinas tidak bisa melemparkan masalahnya ke komite sekolah. Dinas Pendidikan harus langsung turun tangan,” katanya  (fan/KBR)

 

 

 

ARTIKEL SERUPA  KETUA DPRD : BUPATI TIDAK USAH RAGU UNTUK MENUTUP SEMUA TAMBANG ILEGAL
Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *