BisnisHead LineKecamatanPemda

DIDUGA DIKORUPSI, DD DI DESA SUKATANI, BAMUSDES KASIH ULTIMATUM SELESAIKAN SAMPAI AKHIR MARET 2020

PIHAKNYA AKAN LAPOR KE BUPATI JIKA KADES TIDAK MENYELESAIKAN PEMBANGUNAN JALAN ITU

PURWAKARTA (eNPe.com) – Dana Desa di Desa Sukatani diduga dikorupsi. Ketua Badan Musyawarah Desa (Bamusdes) sudah menyurati Kades Sukatani Asep Sumpena, tapi pihak kades hingga kini belum merespon apapun surat Bamusdes itu.

Ketua Bamusdes Desa Sukatani Kecamatan Sukatani Ade Beni menyatakan hal itu kepada eNPe.com hari ini melalui saluran whatsapp. “Sampai hari ini Kades belum merespon apapun surat kami. Pertanggung jawaban pemakaian dana desa (DD) pada 2019 belum ada. Kami kasih waktu sampai akhir Maret 2020,” jelas Ade.

Ketua Bamusdes Desa Sukatani sudah menyurati Kades Sukatani Asep Sumpena (gambar kiri) soal pembangunan jalan di tiga RW yang tidak selesai.

Ia mengaku heran dengan sikap Kades itu. Menurutnya,”Jika sampai akhir Maret 2020 pembangunan jalan belum diselesaikan, maka kami akan melapor ke Bupati.”

Langkah ini, menurut Ade, sesuai dengan UU tentang Desa. “Kami sudah jalani semua prosedur. Kalau Kades merasa benar, silahkan saja,” jelas Ade.

Menurutnya, DD 2019 di Desa Sukatani, mestinya untuk membangun jalan di tujuh RW. “Ini baru empat RW sudah berhenti. Entah uangnya dikemanakan,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Februari 2020 lalu, Ade sudah mengungkapkan hal ini kepada eNPe.com. Saat itu Ade mengaku sudah menyurati Kades Asep agar menjelaskan soal ini.

SANKSI PIDANA MESTI TEGAS

Sementara itu, Ketua Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) Zaenal Abidin menyatakan pihaknya akan melaporkan dugaan korupsi ini jika Kades Sukatani tidak memenuhi kewajiban kepada warga.

“Pemkab Purwakarta mesti tegas. Selama ini banyak Dana Desa bermasalah. Tapi ini tidak ada satupun yang sampai tuntas dibawa ke jalur hukum,” jelasnya.

ARTIKEL SERUPA  HASIL HITUNG CEPAT CSIS-CYRUS NETWORK SEMPAT MEMENANGKAN PRABOWO 64,54% JOKOWI 43,56%

Zaenal menduga permainan DD ini aliran dananya bisa ke mana saja. “Termasuk dugaan ke pejabatnya. Ini yang kami sayangkan,” jelas ZA, sapaan Zaenal.

KMP, menurut Zaenal, akan mengawal kasus DD di Desa Sukatani. “Yang Kades Jatimekar juga tidak jelas kasusnya. Padahal skala persoalannya lebih besar,” ujar Zaenal.

Sementara itu, Camat Sukatani Asep Gumelar ketika dikonfirmasi soal ini menyatakan akan memanggil dulu Kades Sukatani. “Nanti saya hubungi dulu kadesnya,” jelas Asep.(bay/KDR).

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *