Head LineKriminalPemda

DI HADAPAN BPKP DAN SEKDA, WUSMIN TAMBUNAN UNGKAP BERBAGAI DUGAAN KEBOBROKAN DI PURWAKARTA

HADIR DALAM FORUM ITU SEMUA KADIS DAN CAMAT SE PURWAKARTA

PURWAKARTA (eNPe) – Forum kedinasan antara BPKP Jabar dengan semua Kepala Dinas dan Camat Pemkab Purwakarta menjadi riuh. Ini dipicu oleh Wusmin Tambunan, saat dibuka sesi tanya jawab, Wusmin yang dikenal publik sebagai pejuang ASN mengungkap berbagai dugaan kebobrokan Pemkab Purwakarta.

Seorang pejabat eselon II, yang mengirim video pertemuan itu kepada eNPe.com semalam (5/7) menyatakan,”Sikap Wusmin bagus sebagai bagian dari segelintir ASN yang ingin ada perubahan signifikan di Purwakarta. Langkah Wusmin ini makin banyak pendukungnya, terutama setelah terjadinya rotasi pejabat eselon III dan IV yang banyak mengecewakan ASN,” jelas sang pejabat yang namanya minta disembunyikan.

WUSMIN TAMBUNAN, PERJUANGANNYA UNTUK MEMPERBAIKI PURWAKARTA TIDAK KENAL LELAH. DUKUNGAN TERUS MENGALIR.

Video itu berdurasi 8 menit 18 detik. Dalam Video itu, Wusmin berdiri di sisi kanan forum. Sementara di meja depan ada Pejabat BPKP Jabar dan Sekda Iyus Permana.

Dalam pernyataannya Wusmin menyatakan bahwa banyak persoalan tata kelola pemerintahan yang buruk di Purwakarta. “Dan saya pernah sampaikan surat langsung ke Bupati, tapi tidak direspon. Saya sampaikan ke Sekda, ke inspektorat tapi juga disepelekan. Makanya saya kirim surat ke KPK, ke Mendagri. Kami semua ini jadi korban,” jelas Wusmin.

Ia melanjutkan,”Sayalah satu-satunya Kabid yang menolak LPJ Kepala Dinas karena menggunakan dana tidak sesuai aturan. Dana itu mestinya untuk perjalanan dinas dalam kota, tapi ini digunakan untuk perjalanan ke Korea. Maka dari itu saya menolak tanda tangan. Mestinya Inspektorat periksa ini,” jelasnya.

Wusmin melanjutkan, “Nanti bapak bisa bicara empat mata dengan saya. Nanti akan saya tunjukan bagaimana Kepala Dinas yang sudah berakhir masa jabatannya, tapi tidak ada laporan pertanggung jawabannya. Purwakarta ini kelihatannya saja baik-baik saja. Tapi banyak masalah.”

WUSMIN TAMBUNAN KETIKA BICARA DI FORUM BPKP

Ia mengungkapkan bahwa soal jabatan pun amburadul. “Banyak eselon II yang kepangkatannya di bawah Kabidnya. Saya 18 tahun Jadi Kabid dan kepangkatan saya sudah mentok. Ini maunya apa?”

Sikap Wusmin mendapat protes dari Camat Cibatu. “Maaf pak, ini forum kedinasan, mestinya jangan dijadikan forum curhat,” kata sang Camat. Peserta pun gaduh, saling berbisik-bisik.

Tapi oleh Wusmin, pernyataan Camat Cibatu ini dibantah. “Kami tidak curhat. Sebagai warga negara yang taat azas, kami punya hak untuk memperbaiki sistem yang rusak ini. Yang kami sampaikan adalah fakta-fakta,” tandas Wusmin.

Maka dari itu, Wusmin meminta agar fungsi Inspektorat dikembalikan kepada rohnya. “Roh inspektorat itu pencegahan, tapi selama ini Inspektorat hanya melihat laporan tertulis yang formal. Ini kesalahan mendasar,” jelasnya.

Selama ini, Wusmin bersama sedikitnya 35 pejabat di Pemkab Purwakarta berusaha untuk melakukan berbagai perbaikan di Pemkab Purwakarta. Berbagai upaya telah mereka lakukan. Dukungan kepada Wusmin dan para pejabat itu terus meluas, terutama setelah rotasi pejabat eselon III dan IV yang mengecewakan banyak ASN. Saat itu, banyak ASN yang diduga sudah dimintai uang, tapi dicoret oleh Bupati dan gagal menduduki posisi yang dijanjikan.

“Kami sudah berusaha berjuang dengan formal, melalui korespondensi resmi ke Bupati, Sekda, Inspektorat. Tapi karena tidak ada respon, kami akhirnya berbicara dengan media,” jelas Wusmin di forum itu.

Sekda Iyus Permana ketika dikonfirmasi soal pertemuan ini enggan menjelakan. Pertanyaan yang dikirim melalui whatsapp dan sms kepada Iyus tidak diranggapi. Iyus lebih suka diam seribu bahasa. (ril/PU).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *