Head LineKriminalPolitik

DEWAN ETIK GERINDRA MULAI GELAR SIDANG DUGAAN PERSELINGKUHAN FM

PP DAN GERINDRA AKAN SALING GUGAT

PURWAKARTA (eNPe.com) – Sidang Dewan Etik DPP Partai Gerindra, yang mengagendakan pemeriksaan terhadap dugaan selingkuh anggota legislatif berinisial FM mulai digelar pekan lalu. Menurut pengurus Ormas Satria, pada sidang pertama telah dimintai keterangan Ketua DPC Partai Gerindra Purwakarta Sri Puji Utami.

“Sidang Etik ini akan dilakukan secara maraton. Minggu ini bisa jadi FM akan dihadirkan dalam forum itu,” jelas pengurus Ormas Satria kepada eNPe.com akhir pekan lalu.

KETUA DPC PARTAI GERINDRA PURWAKARTA SRI PUJI UTAMI SAAT MENERIMA SURAT DESAKAN DARI LASKAR NKRI, MANGGALA GARUDA PUTIH DAN LMP PURWAKARTA. MEREKA MENDESAK AGAR PUJI BERANI AMBIL TINDAKAN TEGAS.

Ketua DPC Partai Gerindra Purwakarta Sri Puji Utami ketika dikonfirmasi soal itu tidak membantah. Sayangnya Puji enggan menjelaskan lebih detail soal hasil sidang etik ini.

Sebelumnya, publik Purwakarta dihebohkan oleh dugaan perselingkuhan antara FM anggota DPRD Purwakarta dari Partai Gerindra dengan Arf seorang ASN di Sekwan DPRD Purwakarta. Dugaan perselingkuhan itu sempat dipergoki oleh suami FM, yang bernama Drs. Belakangan Drs dan Arf membantah adanya perselingkuhan itu.

Sekretaris Partai Gerindra saat itu menjelaskan kepada sejumlah wartawan bahwa Partai Gerindra telah membentuk tim investigasi internal. Hasil kerja tim ini akan disampaikan di Sidang Dewan Etik DPP Partai Gerindra.

Sementara Sekretaris Ormas Satria Dian Sofiana SE menyatakan persoalan ini biarlah diselesaikan di Sidang Dewan Etik. “Makanya Satria mendorong agar sidang ini terjadi. Apakah nanti terbukti atau tidak kita serahkan ke Dewan Etik agar lebih fair,” jelas Dian saat itu.

SALING GUGAT PP – GERINDRA

Sementara itu, PP Jawa Barat telah menunjuk Tim Pengacara untuk memberi somasi kepada Partai Gerindra dan beberapa pengurus Partai Gerindra yang dinilai telah merugikan FM.

“FM itu Srikandi PP. Jadi tolong pahami langkah hukum ini,” jelas Fapet Wakil Ketua PP Purwakarta beberapa waktu lalu.

Menurutnya, PP akan mengambil langkah hukum jika Partai Gerindra mengambil keputusan yang merugikan FM. “Kita ambil langkah normal saja. Sepanjang tidak merugikan ya kita bisa selesaikan dengan baik-baik,” jelas Fapet.

Sumber di internal Partai Gerindra menceritakan bahwa FM dengan Puji sudah bertemu dan sudah ada kata sepakat tidak akan ada reshuffle. Tapi, ada tekanan dari sayap Organisasi agar keputusan tetap ada di Sidang Dewan Etik. (bay/KDR).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *