PemdaPolitikStraight News

DELAPAN CALEG ANTIKORUPSI YANG WAJIB LOLOS

PERJUANGAN MEREKA DIJEGAL SANA-SINI

PURWAKARTA (newspurwakarta.com) – Purwakarta akan berubah kalau delapan Caleg antikorupsi ini lolos sebagai anggota DPRD Purwakarta. Sepanjang kampanye, langkah mereka menuju gedung Ciganea mendapat hambatan dari banyak pihak.

Zaenal Abidin, salah satu Caleg yang ditakuti penguasa menyatakan hal itu kepada newspurwakarta.com kemarin (15/4). “Upaya menjegal saya memang kuat. Karena kehadiran saya di gadung DPRD dianggap berpotensi bakal bisa mengubah peta politik di Purwakarta. Tantangan yang saya hadapi memang berat. Mudah-mudahan ada kuasa Allah,” jelas ZA, sapaan akrab Zaenal, Caleg dari Dapil Sukatani, Jatiluhur dan Sukasari.

ZAENAL ABIDIN

Caleg antikorupsi yang selama ini diduga dihambat oleh penguasa adalah Haji Castono, Munawar Cholil, Riyat Abdul Hanan, Betty Rustandie, Kades Ahmad, Haji Egi Soeryo dan Ahmad Saparudin. Selama ini delapan Caleg ini dikenal kritis terhadap penguasa.

Haji Castono semula diserimpung oleh sembilan Kades di Kecamatan Cibungur. Castono dikenal vokal ketika kasus tunggakan Siltap mencuat ke ranah publik. Sikap yang keras terhadap Siltap inilah yang memicu ketidaksukaan penguasa saat itu.

Tapi Ketua Timses Haji Castono beberapa waktu lalu menyatakan tetap optimistis bisa lolos sebagai anggota dewan. “Setelah kades- kades yang kontra kita datangi, lama-lama mereka melunak dan sekarang malah mendukung haji Castono terang-terangan,” jelasnya.

MUNAWAR CHOLIL CALEG PPP DARI DAPIL II

Munawar Cholil, yang bertarung di Dapil yang sama dengan haji Castono menyatakan gejala untuk menjegal dirinya memang terasa. “Tapi saya punya trik khusus yang mengejutkan. Dan saya yakin penguasa tidak akan mampu mengimbangi permainan saya,” jelasnya.

Cholil dikenal sebagai lawan abadi Dedi Mulyadi dalam soal korupsi.Caleg PPP ini pula yang melaporkan Dedi Mulyadi ke KPK terkait kasus Siltap. Bagi penguasa lolosnya Cholil tentu akan membahayakan bagi politik di DPRD.

DEDI MULYADI

Caleg lain yang konsisten menjadi lawan DM adalah Riyad Abdul Hanan. Caleg Gerindra ini selama ini selalu menjadi lawan politik Dedi.

Saat kisruh PBB pada 2004, di mana PBB saat itu mendukung Dedi Mulyadi sebagai Wakil Bupati Purwakarta, Riyad paling depan menentangnya. Begitu pula pada Pilgub lalu, Riyad konsisten melawan DM dengan memberi dukungan paling awal kepada Ridwan Kamil. “Ini bentuk konsistensi saya melawan DM,” jelas Riyad saat itu.

HAJI CASTONO M.H

Kini Caleg Gerindra yang juga advokat ini akan melenggang ke gedung DPRD. “Tapi tantangannya berat. Kita jalani saja semoga ada keajaiban,” jelas Riyad.

PEGANG C PLANO

Zaenal menyatakan bagi Caleg antikorupsi agar tidak dijegal oleh KPU saksi yang ada di TPS untuk pegang C Plano. “Jadi bukan C1. Melihat konstelasi Pileg saat ini, saya duga KPU masih dikendalikan oleh penguasa. Satu-satunya jalan pegang C Plano,” jelas ZA.

ADVOKAT RIYAD ABDUL HANAN

C Plano, menurut ZA, adalah dasar perhitungan C1 Plano. “Foto saja C Plano sebagai pegangan kita. Jadi kalau ada kasus karena permainan suara di KPU maka kita punya butkti kuat,” jelasnya.

Anggota Komisioner KPUD Purwakarta Salman menjamin bahwa KPUD akan bersih dari berbagai bentuk permainan suara. “Jadi jangan khawatir. Kalau ada komisioner KPUD yang nakal, buat laporan resmi ke kami. Pasti kami tindaklanjuti,” jelas Salman beberapa waktu lalu. (bay/nur/KDR).

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close