BisnisHead LineKomunitas

BUPATI MINTA CSR KOTA BUKIT INDAH DIPERLUAS KE SELURUH PURWAKARTA

SEBANYAK 33 PERUSAHAAN DI KBI SALURKAN CSR

PURWAKARTA (eNPe.com) – Bupati meminta agar dana CSR dari banyak perusahaan di Kawasan Industri Kota Bukit Indah (KBI) diperluas penyalurannya. Bupati mengharap agar dari segi jumlah diperbesar dan dari segi manfaat diperluas ke seluruh masyarakat Purwakarta, jangan hanya masyarakat sekitar kawasan.

Bupati Anne Ratna Mustika meminta hal itu di sela acara pertemuan antara Pengurus DPC PDI Perjuangan dengan Bupati Jumat (11/10) lalu. “Ini mumpung ada pak Entis Sutisna, sebagai Kepala Operasional KBI. Kami tentu mengapresiasi program CSR di KBI. Ini sangat membantu Pemkab Purwakarta. Cuma kami minta untuk ke depannya dari aspek manfaat dan jumlah mesti diperluas dan diperbesar,” jelas Anne.

Menurutnya, CSR dari kawasan KBI bisa dimanfaatkan oleh warga Purwakarta lainnya. “Biar warga Wanayasa, Bojong dan Darangdan juga bisa ikut menikmati dana CSR dari perusahaan-perusahaan itu,” pinta  Ambu sapaan akrab Bupati.

Bupati juga meminta agar penyaluran dana CSR bisa berkelanjutan.”Kita ingin masyarakat bisa menikmati dana CSR secara berkelanjutan,” jelas Anne.

Sebelumnya, sepanjang Bupati Dedi Mulyadi berkuasa, tata kelola dana CSR banyak menuai kontroversi. Hal ini disebabkan semua dana CSR diduga disalurkan melalui Yayasan Yudhistira, yang diketuai oleh Ali Aman Saragih dari Indorama.

Kini, Kejari Purwakarta mulai mengusut dugaan penyimpangan dana CSR sepanjang Dedi Mulyadi berkuasa. Kejari telah menyurati PT Indo Bharat Rayon untuk meminta penyaluran dana CSR dalam lima tahun ke Belakang.

CSR KBI AKAN DIPERLUAS

Sementara itu Kepala Operasional dan Bina Lingkungan KBI Entis Sutisna, MM menyatakan siap merealisasikan ide Bupati agar penyaluran CSR dari KBI akan diperluas. “Intinya bisa saja perluasan penyaluran CSR. Apalagi sekarang sudah ada Perda CSR yang sekarang sedang menunggu persetujuan Gubernur,” jelas Sekretaris DPC PDI Perjuangan Purwakarta ini.

BANTUAN SARANA AIR BERSIH DARI CSR KBI

Menurutnya pada 10 Oktober lalu, sebanyak 33 perusahaan yang ada di KBI telah menyalurkan CSR ke beberapa lokasi sekitar kawasan. Hadir dalam penyerahan itu Sekda Purwakarta Iyus Permana.

“Kegiatan seperti ini sudah lama dilakukan, hanya baru kali ini kami menginformasikan secara resmi ke Pemda Purwakarta dan meminta dukungan dari Pemda Purwakarta. Hal ini sejalan dengan kewajiban perusahaan untuk melaporkan kegiatan CSR atau bantuan ke pihak Pemda, sebagaimana di amanatkan Perda soal CSR di Purwakarta yang saat ini masih dalam penelaahan Gubernur,” jelas Entis.

Sekda Purwakarta Iyus Pwemana dalam sambutannya menyatakan ucapan terima kasih kepada perusahaan yang peduli terhadap lingkungan. “Dan kami meminta  kegiatan ini agar dilakukan berkelanjutan dengan alokasi bantuan yang semakin besar tiap kegiatanya,” jelas Iyus.

Sementara itu, Entis menambahkan bahwa penyakuran dana CSR ini merupakan aksi dari Perusahaan-perusahaan di KBI. Penyakuran itu berupa penyerahan bantuan pembuatan pagar sekolah, penyerahan alat tulis / buku dan membangun  toilet sekolah kepada beberapa sekolah di Kecamatan Bungursari.

“Ada juga bantuan sarana air bersih dan tangki air kepada beberapa desa di Kecamatan Bungursari dan Babakan Cikao. Bantuan alat kesehatan pada sekitar 30 Posyandu yang ada di Kecamatan Bungursari, Babakan Cikao dan Kamojing Cikampek,” jelas Entis. (ril/PU).

Tags

One Comment

  1. Bila memungkinkan dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan, dana CSR bisa dibuat subsidi ongkos angkut/ kirim lpg 3 kg bersubsidi dari Pangkalan2 langsung ke Konsumen Rumah Tangga & Pelaku Usaha Mikro, diantaranya memang harus masuk dalam Raperda yang sedang dipelajari oleh Pemerintah Provinsi.
    Mohon maaf, sekedar menyampaikan saran pendapat yang mudah mudahan bisa membantu penyelesaian kelangkaan dan melonjaknya harga lpg 3 kg bersubsidi di masyarakat.
    Terimakasih.

Leave a Reply to didin Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close