Head LineKampusTajuk

BUPATI ANNE TOLAK BELI TIKET PESAWAT, BEASISWA NATA SUTISNA KE TUNISIA TERANCAM BATAL

SUNGGUH BIADAB

FUNGSI Bupati Anne Ratna Mustika kadang bisa menjadi biadab. Ketika, seorang warganya yang miskin, sukses mendapat beasiswa untuk kuliah di Tunisia, tapi nasibnya dibuat buram. Hanya karena Bupati yang cantik ini menolak membelikan tiket pesawat untuk Nata Sutisna.

Nata kemudian seperti pengemis, setelah ditolak ajudan Bupati, ia pun datang ke Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Purwakarta, yang mulia Bapak Purwanto. Jawabannya sama,”Tidak ada uang.” Pertanyaannya, di mana hati nuranimu wahai Bupati dan Kepala Dinas Purwanto?

Nata Sutisna adalah warga miskin. Ia anak pedagang warung kecil di kampungnya. Nata asli Purwakarta dan tinggal di Kampung Perapatan, Desa Selaawi, Kecamatan Pesawahan Kabupaten Purwakarta. Ia lahir dari pasangan Adang dan Ai Sulimah.

Nata adalah anak kampung miskin yang cerdas. Ia kini oleh kekuasan yang bertangan bengis sedang dibuat terus miskin. Usahanya mendapat beasiswa dari Tunisia telah dikandaskan oleh tangan-tangan kekuasaan yang sadis, kejam dan tanpa hati nurani.

Bapak Ibu Nata adalah orang kampung yang tidak paham akan cita-cita tinggi. Tapi Nata tidak. Ia menggantungkan harapannya pada cita-cita yang melangit. Atas perjuangan yang berdarah-darah, Nata akhirnya mendapat beasiswa ful dari Institute Suprerieur De Le Civilisation Islamique de Tunis, jurusan Fikih dan Ushul Fikih.

Lulusan Pesantren Sukahideung Tasikmalaya ini adalah calon mahasiswa yang diumumkan oleh KBRI Tunisia pada 22 Oktober 2019 lalu.

Kisah Nata adalah potret buram penguasa yang tidak mencintai warganya. Kekuasaan di tangan Bupati Anne adalah pisau tajam bagi Nata untuk terus dibuat miskin secara struktural.

Kalau fungsi Bupati mendadak miskin akut, hanya untuk urusan uang receh saja tidak mampu, maka sudah selayaknya, masyarakat bergerak untuk menyelamatkan Nata.

Ayo kumpulkan koin Rp 1.000 untuk menyumbang Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan agar mereka mampu membeli tiket untuk Nata. Sungguh menyebalkan.(PU).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *